kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNews

Puluhan Hektare Sawah di Bayah Tertutup Lumpur, Warga Minta Dugaan Dampak Aktivitas PT Cemindo Gemilang Diusut

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
4 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Puluhan hektare lahan persawahan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan tidak lagi dapat diolah sejak 2024 karena tertutup endapan lumpur. Kondisi tersebut mengakibatkan petani kehilangan musim tanam dan menghentikan aktivitas pertanian di sejumlah lahan yang sebelumnya produktif.

Sejumlah warga menduga endapan lumpur itu berkaitan dengan aktivitas operasional PT Cemindo Gemilang Tbk yang mengoperasikan pabrik semen Merah Putih di kawasan Bayah. Namun, hingga kini dugaan tersebut belum dipastikan melalui hasil investigasi pemerintah maupun pernyataan resmi dari perusahaan.

Salah seorang warga, Aliyudin, mengatakan endapan lumpur mulai menutupi area persawahan sejak 2024. Menurut dia, material itu terus mengendap sehingga lahan pertanian tidak lagi dapat ditanami.

“Sawah tidak bisa digarap sejak 2024 karena tertutup lumpur,” ujar Aliyudin.

- Advertisement -
Ad image

Ia menuturkan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap mata pencaharian petani. Selama lebih dari dua tahun, sebagian warga tidak dapat memanfaatkan lahan sawah sebagai sumber penghasilan karena area pertanian berubah menjadi hamparan lumpur.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak bersama instansi terkait segera melakukan pemeriksaan lapangan untuk memastikan penyebab tertutupnya lahan pertanian tersebut. Mereka juga meminta adanya langkah penanganan agar sawah dapat kembali difungsikan.

Selain itu, masyarakat berharap hasil kajian pemerintah dapat memberikan kepastian mengenai sumber material lumpur sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah pemulihan lahan pertanian yang terdampak.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PT Cemindo Gemilang Tbk terkait dugaan yang disampaikan warga. Belum terdapat pula hasil investigasi dari pemerintah yang menyimpulkan bahwa endapan lumpur tersebut berasal dari aktivitas operasional perusahaan.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Pemerintah daerah diharapkan melakukan kajian teknis secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan kualitas tanah, sedimentasi, serta aliran air di sekitar kawasan industri. Kajian tersebut dinilai penting untuk memastikan penyebab munculnya endapan lumpur berdasarkan data ilmiah.

- Advertisement -
Ad image

Hasil pemeriksaan itu diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan seluruh pihak yang berkepentingan. (Dian)

TAGGED:BayahKabupaten LebakLingkungan BantenPemprov BantenPT Cemindo GemilangSawah Tertutup Lumpur
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Komisi II DPRD Banten Usulkan Raperda UMKM, Iip Makmur: Negara Harus Hadir Lindungi Usaha Kecil
Selanjutnya Judi Online hingga Ekonomi Picu Perceraian di Lebak, Sudah 1.304 Perkara hingga Juli 2026
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com