Kobarnews.id, LEBAK – Nasib tragis menimpa seorang pria warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Niat menggali sumur sedalam sekitar 15 meter berujung maut setelah korban tertimbun longsoran tanah, Minggu (11/10/2026).
Korban baru berhasil dievakuasi tim SAR gabungan sekitar pukul 22.30 WIB, Minggu malam. Nyawanya tak tertolong meski petugas telah berjibaku selama kurang lebih 14 jam untuk mengeluarkannya dari dalam sumur.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten, Al Amrad, mengatakan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat kejadian, korban tengah bekerja di dalam sumur ketika dinding tanah tiba-tiba runtuh dan menimbun tubuhnya.
“Saat korban bekerja di dalam sumur, material tanah dari dinding sumur tiba-tiba runtuh dan menimbun tubuhnya,” kata Amrad, Senin (12/10/2026).
Proses evakuasi pun tak berjalan mulus. Kondisi di dalam sumur yang membahayakan membuat tim SAR gabungan harus ekstrahati-hati agar tidak memicu longsoran susulan.
Petugas bekerja bertahap mengangkat material tanah yang menimbun korban. Tak hanya itu, dinding sumur juga diperkuat menggunakan teknik shoring atau penyanggaan untuk meminimalkan risiko runtuhan susulan yang bisa membahayakan keselamatan personel.
Upaya penyelamatan berlangsung berjam-jam. Tim SAR harus memastikan kondisi lokasi cukup aman sebelum melanjutkan proses evakuasi.
Setelah berjibaku sekitar 14 jam, korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan pada pukul 22.30 WIB. Namun, pria tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Proses evakuasi berlangsung sekitar 14 jam,” ujar Amrad. (Red/Dian)




