Kobarnews.id, SERANG – Polsek Jawilan, Polres Serang, mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penanaman jagung di lahan seluas 20 hektare di Kampung Tegal Lenjang, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Dalam kegiatan ini, Polsek Jawilan juga menyalurkan bantuan 300 kilogram bibit jagung untuk membantu memenuhi kebutuhan awal penanaman.
Kapolsek Jawilan AKP Erwan Nurwanda mengatakan, optimalisasi lahan pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas petani di wilayahnya.
“Kami dari Polsek Jawilan siap mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Melalui penanaman jagung ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Erwan.
Menurutnya, pelaksanaan program ini dilakukan melalui kerja sama dengan kelompok tani Mekar Tani 1 dan Fahrudin selaku pemilik lahan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan lahan secara optimal hingga masa panen.
Program penanaman jagung ini juga merupakan bagian dari program ‘Satu Desa Dua Hektare’ yang digagas Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan.
Melalui program tersebut, pemanfaatan lahan produktif diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani.
Sementara itu, Fahrudin menyambut baik program penanaman jagung di lahan miliknya. Dia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para petani di Desa Pagintungan.
“Saya meyakini program swasembada pangan ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat. Jika lahan dikelola dengan baik dan hasil panen memuaskan, tentunya dapat membantu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan para petani,” ujar Fahrudin.
Dia berharap kerja sama antara kepolisian, kelompok tani, dan pemilik lahan dapat terus terjaga hingga masa panen. Dengan begitu, lahan seluas 20 hektare tersebut bisa dimanfaatkan secara produktif dan memberikan hasil yang optimal bagi petani. (Red/Oyo)





