Kobarnews.id, LEBAK – Kecelakaan tunggal melibatkan dump truck terjadi di Jalan Raya Leuwidamar-Bojongmanik, Kampung Babakan Kasendor, Desa Bojongmanik, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten. Truk tersebut diduga mengalami rem blong hingga menabrak tugu jembatan dan terperosok ke jurang.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Kendaraan yang terlibat merupakan mobil engkel dump truck Mitsubishi bernomor polisi A 8138 PC yang dikemudikan Jumar (36), warga Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak.
Berdasarkan keterangan saksi, truk yang membawa material bangunan itu melaju dari arah Rangkasbitung. Saat melintasi jalan menurun di Kampung Babakan Kasendor, kendaraan diduga mengalami rem blong hingga menabrak tugu jembatan sebelum akhirnya terperosok ke jurang.
Mendapat laporan kecelakaan tersebut, personel Polsek Bojongmanik, Polres Lebak, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu evakuasi korban.
Akibat kejadian itu, pengemudi mengalami luka pada kaki kiri yang membutuhkan 14 jahitan serta patah tulang hidung. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bojongmanik untuk mendapatkan penanganan medis.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Penanganan lebih lanjut dikoordinasikan dengan Unit Satlantas Polres Lebak.
Kapolsek Bojongmanik IPTU Yogi H. Setia mengatakan personelnya bergerak cepat setelah menerima informasi kecelakaan untuk membantu korban dan memastikan situasi di lokasi tetap aman.
“Begitu menerima informasi kecelakaan, personel kami segera melakukan penanganan di lokasi dan membantu evakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis. Kami juga berkoordinasi dengan Unit Satlantas Polres Lebak untuk penanganan lebih lanjut,” kata Yogi.
Dia juga mengimbau pengendara agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum bepergian, terutama pada bagian sistem pengereman. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan menurun maupun jalur yang rawan kecelakaan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, jangan memaksakan perjalanan apabila terdapat kendala teknis, serta selalu patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (Red/Dian)




