kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
23 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI aksi demo di depan gedung DPRD Banten.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Serang Raya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, Jumat (23/10/2026). Mereka menyoroti sejumlah persoalan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam aksi tersebut, KAMMI menyoroti pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), anggaran pendidikan, hingga kebebasan berpendapat dan berekspresi.

KAMMI menilai sejumlah program pemerintah masih membutuhkan evaluasi, terutama terkait pengawasan dan transparansi pelaksanaannya.

Salah satu sorotan diarahkan pada program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. KAMMI menilai pengawasan kedua program tersebut perlu diperkuat. Mereka juga menyoroti sanitasi di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disebut belum memenuhi standar.

- Advertisement -
Ad image

“Dalam dua tahun ini, kami memandang masih banyak program pemerintahan Prabowo-Gibran yang perlu dievaluasi. Pertama, pengelolaan MBG dan Kopdes, terutama pengawasannya yang harus terus ditingkatkan. Persoalan sanitasi di beberapa SPPG juga masih belum memenuhi standar,” ujar orator aksi.

Baca Juga:

Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang
3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa

KAMMI meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan kedua program tersebut. Mereka juga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit pengadaan barang oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurut KAMMI, audit diperlukan untuk memastikan pengelolaan anggaran dan pengadaan barang berjalan transparan.

KAMMI Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

Baca Juga:

Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital
Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah

KAMMI Serang Raya juga mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional. Mereka menilai dampak kabut asap di sejumlah wilayah, khususnya Kalimantan, telah mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

- Advertisement -
Ad image

“Yang paling mendesak, kami meminta pemerintahan Prabowo-Gibran segera menetapkan status karhutla menjadi bencana nasional. Banyak kawan kami di Kalimantan yang sudah merasakan dampaknya, mulai dari sesak napas. Bahkan, ada yang tidak bisa bersekolah akibat asap tersebut,” katanya.

Selain meminta penetapan status bencana nasional, KAMMI mendesak pemerintah memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang terbukti terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan.

Mereka menilai penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab perlu dilakukan untuk mencegah terulangnya kebakaran serupa.

- Advertisement -
Ad image

Soroti Anggaran Pendidikan dan Bantuan Siswa

Di sektor pendidikan, KAMMI menyoroti alokasi anggaran pendidikan yang dinilai perlu diperjelas, terutama terkait pembiayaan pendidikan dan program MBG.

Baca Juga:

Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri
Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Mereka meminta pemerintah memastikan anggaran pendidikan digunakan sesuai peruntukannya.

KAMMI juga menyoroti penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Pengawasan terhadap kedua program bantuan pendidikan tersebut, menurut mereka, perlu diperketat agar tepat sasaran.

Selain itu, KAMMI menuntut pemerintah menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan berekspresi. Mereka menilai ruang demokrasi perlu dijaga agar masyarakat dapat menyampaikan kritik dan aspirasi.

KAMMI Serang Raya menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut. Mereka juga mengancam menggelar aksi lanjutan jika aspirasi yang disampaikan tidak mendapat respons dari para pimpinan DPRD Banten.

“KAMMI akan terus mengawal ini sampai tuntas. Kami juga akan menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan yang hari ini kami perjuangkan dan aspirasikan tidak mendapat perhatian dari para pimpinan yang ada di gedung,” pungkasnya. (Irfan/Haris)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

Daerah Pendidikan

Dewan Pendidikan Banten Bawa Aspirasi ke Rakernas 2026, Soroti Mutu Guru

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com