kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
HukumInternasionalNasionalNews

Mentan Amran Bongkar Ulah Mafia Beras, Janji Sikat Tuntas dalam Dua Pekan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
2 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Mentan RI Amran Sulaeman bersama Ketua Umum KNPI Pusat Ali Hanafiah saat diwawancarai awak media, Minggu (2/8/2026).
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan menindak tegas praktik mafia beras yang diduga memainkan harga di pasaran. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi masyarakat dari permainan harga pangan.

Komitmen itu disampaikan Amran usai bertemu dengan para pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan sejumlah organisasi kepemudaan di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

“Hari ini kami bertemu dengan para pemuda Indonesia. Kami menyampaikan berbagai capaian pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Tetapi yang paling penting, satu sampai dua minggu ke depan kami akan memberantas mafia beras sesuai instruksi Presiden,” kata Amran kepada wartawan.

Amran mengungkapkan, di tengah keberhasilan pemerintah mendorong swasembada beras, pihaknya masih menemukan praktik curang yang merugikan masyarakat. Modusnya, beras kualitas biasa dipoles dengan perlakuan sederhana, seperti penambahan vitamin B2 agar tampak lebih menarik, lalu dipasarkan sebagai beras premium dengan harga jauh lebih tinggi.

- Advertisement -
Ad image

Akibat praktik tersebut, kata dia, masyarakat harus membeli beras dengan selisih harga mencapai Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, padahal kualitasnya tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Baca Juga:

Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil
Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan
APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun

“Ini terlalu kejam. Mereka merampas hak rakyat. Ada beras biasa yang dijual dengan selisih harga Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Padahal kualitasnya tidak berubah signifikan,” tegasnya.

Amran menegaskan, pemerintah telah mengantongi data pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia beras. Proses penindakan, lanjutnya, akan dilakukan dalam waktu dekat tanpa pandang bulu.

“Dalam satu sampai dua minggu ke depan akan kami tindak. Tidak ada kompromi bagi pihak yang memainkan harga beras dan merugikan masyarakat,” tandas Amran. (Red)

Baca Juga:

Memotivasi 4.966 Mahasiswa Baru Uniba, Andra Soni Dorong Generasi Muda Punya Growth Mindset
Jurnalis Independen Wajib Kritis, Netral dan Bela Kepentingan Publik
Disperindag Banten Siapkan Strategi Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Polda Banten Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga
Selanjutnya KNPI Dukung Langkah Menteri Amran Berantas Dugaan Mafia Beras
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi

Pertamina EP Suntik Dana, Bidan Klinik Saung Sehat Baduy Dipastikan Tetap Melayani Setahun

Tamu Spanyol-India Terpukau Sekolah Hijau Al Qudwah, Ada Program Sampah Berlian

Bupati Lebak ‘Warning’ Satgas MBG: Jangan Sampai Makanan Bergizi Ancam Kesehatan

KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar

Ekbis Hukum

Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Daerah Nasional

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda

Daerah Nasional

Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual

Daerah Hukum

AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com