kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaEkbisInspirasi

Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
2 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Batik tenun dari Kabupaten Lebak, Banten.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Batik Lebak terus berkembang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Lebak. Tak hanya menjadi identitas budaya daerah, batik dengan 12 motif khas ini juga mulai berperan sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus daya tarik wisata edukasi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus mendorong pengembangan industri batik lokal. Upaya yang dilakukan antara lain melalui pelatihan, pendampingan, bantuan peralatan produksi, hingga promosi lewat pameran di berbagai daerah.

Batik Lebak memiliki 12 motif khas, yakni Seren Taun, Sawarna, Gula Sakojor, Pare Sapocong, Kahuripan Baduy, Leuit Sijimat, Rangkasbitung, Caruluk Saruntuy, Lebak Bertauhid, Angklung Buhun, Kalimaya, dan Sadulur. Seluruh motif tersebut terinspirasi dari budaya, adat, dan kekayaan alam Kabupaten Lebak.

Setiap motif memiliki filosofi yang mencerminkan karakter masyarakat Lebak, mulai dari rasa syukur, gotong royong, ketahanan pangan, keharmonisan, religiusitas, hingga kepedulian terhadap alam dan budaya.

- Advertisement -
Ad image

Tak hanya sebagai produk kerajinan, Batik Lebak kini juga menjadi bagian dari wisata edukasi. Di sejumlah galeri dan sentra produksi di Rangkasbitung, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung proses pembuatan batik, mulai dari menggambar pola, mencanting, pewarnaan, hingga pelorodan.

Baca Juga:

Tamu Spanyol-India Terpukau Sekolah Hijau Al Qudwah, Ada Program Sampah Berlian
KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi
ASDP di Tengah Debu Vulkanik : Ketika Keselamatan Bukan Sekadar Slogan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama

“Melihat langsung proses membatik membuat kita lebih menghargai karya para pengrajin. Ternyata setiap lembar batik membutuhkan ketelitian dan waktu yang tidak sedikit,” kata Rina (29), wisatawan asal Tangerang.

Minat masyarakat terhadap Batik Lebak juga terus meningkat. Perpaduan desain tradisional dan sentuhan modern membuat batik ini banyak digunakan sebagai busana kerja, pakaian acara resmi, hingga koleksi pribadi.

“Kalau memakai Batik Lebak rasanya seperti membawa identitas daerah sendiri. Motifnya unik dan banyak orang luar yang penasaran ketika melihatnya,” ujar Lina (34), warga Rangkasbitung.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah
Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Dari sisi ekonomi, industri Batik Lebak menunjukkan tren positif. Salah satu pelaku usaha batik di Lebak bahkan mencatat omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulan dengan pemasaran ke berbagai kota di Indonesia.

- Advertisement -
Ad image

Meski demikian, kapasitas produksi masih menjadi tantangan. Pelaku UMKM batik berharap adanya dukungan permodalan agar mampu meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan pasar.

“Kami berharap ada dukungan modal usaha agar bisa menambah peralatan, memperluas tempat produksi, dan merekrut tenaga kerja. Permintaan sering datang dari luar daerah, tetapi belum semuanya bisa kami penuhi,” kata Sandi, pelaku UMKM batik.

Menurutnya, perluasan promosi juga menjadi faktor penting untuk memperluas pasar Batik Lebak.

- Advertisement -
Ad image

“Kalau Batik Lebak lebih sering tampil dalam pameran nasional, event pariwisata, atau expo internasional, kami yakin pasarnya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Lebak terus memperkuat branding Batik Lebak sebagai identitas daerah. Salah satunya melalui kegiatan Sashing Ceremony yang memperkenalkan Batik Lebak kepada tamu dan peserta kegiatan resmi.

Baca Juga:

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun
Warga Carita Larungkan Kerbau Saat SAR Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Ketum PBMA Dorong Lompatan Besar Mathla’ul Anwar Jateng

Warga Cibadak, Ahmad (41), menilai penggunaan Batik Lebak di kalangan aparatur sipil negara (ASN), sekolah, dan berbagai kegiatan resmi menjadi langkah positif untuk memperluas penggunaan produk lokal.

“Kalau bukan kita yang memakai dan membeli produk daerah sendiri, siapa lagi? Batik Lebak harus menjadi kebanggaan masyarakat Lebak,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah, meningkatnya minat masyarakat, dan semakin luasnya akses pasar, Batik Lebak dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif di Banten sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Lebak. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah
Selanjutnya Pimprus Media Online di Banten Laporkan Mobil Pikap Hilang Dicuri, Rugi Rp 130 Juta
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil

Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil

5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan

APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun

Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Aktivitas Anak Krakatau Warnai Penyeberangan Merak-Bakauheni, Penumpang Tetap Berlayar

Budaya Inspirasi

Haul ke-2 Pendiri Ponpes Al-Ihsan Digelar Sepekan, Santri Diajak Teladani Jejak KH Asmuni

Budaya Daerah

Menag Jajal Debus Banten di Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI

Daerah Inspirasi

Dua Pejabat Pemprov Banten Diapresiasi Aktif Dampingi Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK di Posko Carita 

Daerah Inspirasi

BAPERA Banten Gelar Istighosah di Posko Carita, Doakan 8 Korban Hilang di Selat Sunda

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com