kobarnews.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Featured
  • Health
  • Research
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaEkbisInspirasi

Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
2 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Batik tenun dari Kabupaten Lebak, Banten.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Batik Lebak terus berkembang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Lebak. Tak hanya menjadi identitas budaya daerah, batik dengan 12 motif khas ini juga mulai berperan sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus daya tarik wisata edukasi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus mendorong pengembangan industri batik lokal. Upaya yang dilakukan antara lain melalui pelatihan, pendampingan, bantuan peralatan produksi, hingga promosi lewat pameran di berbagai daerah.

Batik Lebak memiliki 12 motif khas, yakni Seren Taun, Sawarna, Gula Sakojor, Pare Sapocong, Kahuripan Baduy, Leuit Sijimat, Rangkasbitung, Caruluk Saruntuy, Lebak Bertauhid, Angklung Buhun, Kalimaya, dan Sadulur. Seluruh motif tersebut terinspirasi dari budaya, adat, dan kekayaan alam Kabupaten Lebak.

Setiap motif memiliki filosofi yang mencerminkan karakter masyarakat Lebak, mulai dari rasa syukur, gotong royong, ketahanan pangan, keharmonisan, religiusitas, hingga kepedulian terhadap alam dan budaya.

- Advertisement -
Ad image

Tak hanya sebagai produk kerajinan, Batik Lebak kini juga menjadi bagian dari wisata edukasi. Di sejumlah galeri dan sentra produksi di Rangkasbitung, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung proses pembuatan batik, mulai dari menggambar pola, mencanting, pewarnaan, hingga pelorodan.

Baca Juga:

Lebak Tanam Padi Serempak 38 Hektare, Dukung Target Swasembada Pangan
Jual 90 Persen Kamera, Pemuda Pandeglang Ini Raup Cuan dari Momentum IHSG Anjlok
Gubernur Andra Soni Luncurkan Logo Baru Bank Banten, Simbol Kepercayaan hingga Harapan
Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah

“Melihat langsung proses membatik membuat kita lebih menghargai karya para pengrajin. Ternyata setiap lembar batik membutuhkan ketelitian dan waktu yang tidak sedikit,” kata Rina (29), wisatawan asal Tangerang.

Minat masyarakat terhadap Batik Lebak juga terus meningkat. Perpaduan desain tradisional dan sentuhan modern membuat batik ini banyak digunakan sebagai busana kerja, pakaian acara resmi, hingga koleksi pribadi.

“Kalau memakai Batik Lebak rasanya seperti membawa identitas daerah sendiri. Motifnya unik dan banyak orang luar yang penasaran ketika melihatnya,” ujar Lina (34), warga Rangkasbitung.

Baca Juga:

Nabil Jayabaya dan Peta Kekuatan Baru Demokrat Banten
Bupati Lebak Luncurkan 3 Layanan Pajak Digital, Sebut Era Digital Bukan Pilihan
Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga
Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini

Dari sisi ekonomi, industri Batik Lebak menunjukkan tren positif. Salah satu pelaku usaha batik di Lebak bahkan mencatat omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulan dengan pemasaran ke berbagai kota di Indonesia.

Meski demikian, kapasitas produksi masih menjadi tantangan. Pelaku UMKM batik berharap adanya dukungan permodalan agar mampu meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan pasar.

“Kami berharap ada dukungan modal usaha agar bisa menambah peralatan, memperluas tempat produksi, dan merekrut tenaga kerja. Permintaan sering datang dari luar daerah, tetapi belum semuanya bisa kami penuhi,” kata Sandi, pelaku UMKM batik.

Menurutnya, perluasan promosi juga menjadi faktor penting untuk memperluas pasar Batik Lebak.

- Advertisement -
Ad image

“Kalau Batik Lebak lebih sering tampil dalam pameran nasional, event pariwisata, atau expo internasional, kami yakin pasarnya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Lebak terus memperkuat branding Batik Lebak sebagai identitas daerah. Salah satunya melalui kegiatan Sashing Ceremony yang memperkenalkan Batik Lebak kepada tamu dan peserta kegiatan resmi.

Baca Juga:

Bupati Dewi Setiani Tutup Workshop GTK Pandeglang, Dorong Guru Terus Berinovasi
Karang Taruna Salurkan 96 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulomerak
Gebyar Bakti Wanita Nusantara Ramai, Perempuan dan UMKM Cilegon Makin Berdaya
Kobarnews.id Resmi Mengudara Lahir di Bulan Kemerdekaan, R Haris Yadi: Semangat Membangun Lewat Informasi

Warga Cibadak, Ahmad (41), menilai penggunaan Batik Lebak di kalangan aparatur sipil negara (ASN), sekolah, dan berbagai kegiatan resmi menjadi langkah positif untuk memperluas penggunaan produk lokal.

“Kalau bukan kita yang memakai dan membeli produk daerah sendiri, siapa lagi? Batik Lebak harus menjadi kebanggaan masyarakat Lebak,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah, meningkatnya minat masyarakat, dan semakin luasnya akses pasar, Batik Lebak dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif di Banten sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Lebak. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah
Selanjutnya Pimprus Media Online di Banten Laporkan Mobil Pikap Hilang Dicuri, Rugi Rp 130 Juta
TERKINI

SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa

Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah

Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka

Saluran Air dan Sungai Cikatapis Dibersihkan, Warga Minta Penanganan Tak Berhenti di Gotong Royong

Pimprus Media Online di Banten Laporkan Mobil Pikap Hilang Dicuri, Rugi Rp 130 Juta

Iti Octavia Jayabaya Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Banten, Nabil Gabung Partai

Viral! Oknum Dishub Bekasi Diduga Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Dedi Mulyadi Minta Dipecat

KNPI Dukung Langkah Menteri Amran Berantas Dugaan Mafia Beras

- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Inspirasi

Bupati Tangerang Resmikan Sekretariat KAHMI-HMI, Harap Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga

Daerah Ekbis

Tokyo Billiard di Saketi Pandeglang Resmi Dibuka, Usung Konsep Syariah Tanpa Alkohol dan Judi

Inspirasi Nasional

Belajar Mengenali Cara Otak Bekerja Sebelum Mengambil Keputusan

Daerah Inspirasi

Gubernur Banten Andra Soni Touring Vespa Bareng Scooter Banten Bersatu, Ajak Jaga Persatuan

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • News
  • Hukum
  • Nasional
  • Viral
  • Inspirasi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opinion
  • Internasional
  • Pemerintahan
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com