Kobarnews.id, LEBAK – Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya meminta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi ikut mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Hasbi saat menerima audiensi Ketua PGRI Kabupaten Lebak H. Iyan Fitriyana bersama jajaran pengurus di ruang kerja Bupati Lebak, Rabu (7/10/2026).
Hasbi mengatakan, PGRI memiliki posisi penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru.
Karena itu, kata dia, PGRI diharapkan aktif memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah, terutama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.
“PGRI tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan masukan dan rekomendasi dalam perumusan kebijakan pendidikan,” ujar Hasbi.
Menurutnya, masukan dari organisasi profesi guru sangat dibutuhkan pemerintah. Terlebih, PGRI memiliki pengalaman dan pemahaman langsung mengenai berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan.
Hasbi juga mendorong PGRI turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pendidikan. Pengawasan tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi berbasis kajian yang konstruktif.
Dengan begitu, kebijakan pemerintah di sektor pendidikan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan mutu pendidikan dan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Lebak H. Iyan Fitriyana memperkenalkan susunan kepengurusan PGRI Kabupaten Lebak. Iyan juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Lebak terhadap para guru.
Iyan mengatakan, PGRI Kabupaten Lebak telah menyiapkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026.
Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain perlombaan olahraga, bimbingan teknis advokasi guru, lomba guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi, sekolah berprestasi, guru inspiratif, donor darah, lomba dakwah, tari tradisional, pengucapan ikrar guru hingga penerbitan buku antologi PGRI Kabupaten Lebak bertajuk “Guru Lebak Bercerita”.
Rangkaian kegiatan tersebut mengusung tema “Solidaritas Guru Berkualitas Menuju Indonesia Unggul dan Berdaulat”. Kegiatan berlangsung mulai 1 Oktober hingga 27 November 2026.
“Puncak peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2026 di Hotel PGRI Kabupaten Lebak,” kata Iyan.
Iyan berharap audiensi dengan Bupati Lebak semakin memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru.
“Kolaborasi ini penting untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia Kabupaten Lebak yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. (Red/Dian)





