Kobarnews.id, LEBAK – Proyek revitalisasi trotoar dan drainase di Jalan Sunan Kalijaga, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, masih berjalan. Hingga kini, progres fisik pekerjaan baru mencapai sekitar 24 persen.
Proyek yang digarap Pemerintah Provinsi Banten dengan nilai anggaran sekitar Rp4,68 miliar itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Perkembangan proyek tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya pekerjaan.
Wahyu mengatakan, monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.
Namun, ia menegaskan, Pemkab Lebak tidak bertindak sebagai pemeriksa ataupun pengawas proyek. Sebab, pekerjaan revitalisasi tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Banten.
“Kita sifatnya bukan pemeriksa atau pengawas, hanya monitoring karena kegiatan tersebut yang melaksanakan Provinsi Banten,” ujar Wahyu kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).
Menurut Wahyu, pemantauan diperlukan untuk mengetahui kondisi pekerjaan di lapangan. Selain mengejar target waktu, kualitas hasil pekerjaan juga harus menjadi perhatian.
Proyek dengan masa pelaksanaan sekitar 120 hari tersebut kini masih dalam tahap pengerjaan. Dengan progres baru 24 persen, pelaksana diminta tetap bekerja sesuai tahapan dan jadwal yang telah ditentukan agar target penyelesaian pada Desember dapat tercapai.
Dalam monitoring itu, Wahyu juga memberikan sejumlah arahan kepada pelaksana dan tim pengawas. Salah satunya agar kualitas pekerjaan tidak dikorbankan demi mengejar percepatan pembangunan.
“Kita juga memberikan arahan agar kualitas pekerjaan tetap dijaga, K3 diperhatikan dan dampak terhadap aktivitas masyarakat sekitar bisa diminimalisir,” katanya.
Aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi perhatian karena lokasi proyek berada di kawasan perkotaan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Pelaksana diminta memastikan kegiatan pembangunan tidak membahayakan pekerja maupun warga yang melintas dan beraktivitas di sekitar lokasi.
Revitalisasi trotoar dan drainase Jalan Sunan Kalijaga merupakan bagian dari pekerjaan infrastruktur di kawasan perkotaan Rangkasbitung. Jalur tersebut cukup ramai dan bersinggungan langsung dengan mobilitas warga.
Karena itu, proses pengerjaan diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga tidak menimbulkan gangguan berlebihan terhadap aktivitas masyarakat.
Pemkab Lebak berharap koordinasi antara pelaksana, pengawas dan pihak terkait terus diperkuat hingga proyek senilai sekitar Rp4,68 miliar tersebut tuntas sesuai target.
Selain tepat waktu, hasil pembangunan juga diharapkan memiliki kualitas yang baik serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat. (Red/Dian)





