KOBARNEWS.ID, SERANG – Kebakaran terjadi di Kantor Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten, Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kota Serang, Rabu (7/10/2026) siang.
Api membakar sejumlah ruangan di lantai dua gedung. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.55 WIB saat sejumlah pegawai sedang mengikuti rapat.
Suasana di dalam gedung mendadak panik setelah terdengar suara dentuman. Para pegawai kemudian diminta segera keluar untuk menghindari kobaran api.
Salah seorang pegawai, Haity Mella, mengatakan dirinya bersama sejumlah pegawai sedang mengikuti rapat ketika mendengar suara keras dari arah gedung.
“Kami sedang rapat, lalu terdengar suara keras dan tiba-tiba disuruh keluar karena ada kebakaran,” kata Haity kepada wartawan di lokasi.
Menurut Haity, kepulan asap dan api terlihat dari bagian atas gedung, tepatnya di sekitar plafon lantai dua. Namun, dia belum mengetahui sumber maupun penyebab pasti kebakaran.
Api kemudian membesar dan menjalar ke beberapa ruangan di lantai tersebut. Sejumlah bagian plafon terlihat rusak bahkan runtuh akibat dilalap api.
Saksi lainnya, Rahmat, menyebut setidaknya ada empat ruangan yang terdampak kebakaran. Di antaranya ruang arsip, ruang banding, ruang sidang, serta ruang Panitera Muda Hukum.
Rahmat mengatakan sebelum kebakaran terjadi, terdapat pekerja yang sedang melakukan aktivitas di bagian plafon gedung. Tak lama kemudian muncul percikan api.
“Awalnya memang di plafon ada pekerja yang sedang mengerjakan sesuatu, tetapi tidak tahu mengapa bisa muncul percikan api,” ujar Rahmat.
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, sedikitnya enam unit mobil damkar masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Petugas terlihat masih menyisir bagian lantai dua yang terbakar guna memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat kembali menyala.
Di tengah proses pemadaman, sejumlah pegawai juga berupaya menyelamatkan barang-barang dari ruangan yang terdampak, termasuk komputer, laptop, serta sejumlah dokumen dan berkas.
Belum ada keterangan mengenai korban dalam peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran dan nilai kerugian juga masih dalam proses penanganan serta pendataan oleh pihak terkait.





