Kobarnews.id, SERANG – Kabar baik bagi warga Banten. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggandeng PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional Banten untuk membuka lapangan kerja baru sekaligus menekan angka pengangguran.
Dalam kerja sama tersebut, warga lokal bakal menjadi prioritas dalam rekrutmen pekerja permanen, termasuk tenaga pemanen kelapa sawit.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, setiap peluang untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus dimanfaatkan secara maksimal.
Hal itu disampaikan Andra seusai menerima kunjungan manajemen PTPN IV Regional Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (7/10/2026).
“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan manajemen PTPN IV. Banyak hal yang didiskusikan, salah satunya terkait bagaimana keberadaan PTPN IV di Provinsi Banten bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Andra.
Menurut Andra, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu kunci untuk menekan angka pengangguran di Banten. Apalagi, jumlah penduduk Banten saat ini mencapai sekitar 13 juta jiwa.
“Kita membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bisa menekan angka pengangguran, serta membuka peluang bagi warga Banten agar mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Oleh karena itu, kita harus terus memperkuat kolaborasi ini,” tegasnya.
Andra mengatakan, salah satu hasil pertemuan dengan PTPN IV adalah rencana rekrutmen pekerja permanen dengan mengutamakan masyarakat lokal.
Tak hanya soal lapangan kerja, Pemprov Banten dan PTPN IV juga membahas optimalisasi lahan yang sedang menjalani proses penanaman ulang atau replanting.
Lahan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat melalui sistem tanam tumpang sari. Jagung menjadi salah satu komoditas yang dinilai cocok dikembangkan.
“Untuk sistem tumpang sari ini, yang sudah terbiasa ditanam oleh masyarakat Banten adalah komoditas jagung,” ujar Andra.
PTPN IV Siapkan Rekrutmen Pemanen
General Manager PTPN IV Regional Banten Ardiansyah mengatakan, pihaknya saat ini mengelola sekitar 12 ribu hektare lahan yang berada di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Produksi kelapa sawit tahun ini diperkirakan mencapai 19 ton per hektare.
Ardiansyah mengatakan, kunjungan ke Pemprov Banten dilakukan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar perkebunan.
Salah satu fokusnya adalah membuka kesempatan kerja bagi warga setempat.
“Khususnya dalam rekrutmen tenaga kerja, kami mengutamakan masyarakat setempat. Untuk memenuhi kebutuhan operasional dan regenerasi pekerja yang pensiun, kami berencana membuka rekrutmen pekerja pemanen dengan syarat batas usia maksimal 40 tahun,” jelas Ardiansyah.
Dia menjelaskan, kebutuhan tenaga pemanen mencapai satu orang untuk setiap hektare lahan.
PTPN IV, lanjut Ardiansyah, juga menawarkan kesejahteraan bagi warga lokal yang nantinya bergabung sebagai pekerja.
Dengan sinergi tersebut, keberadaan perkebunan PTPN IV di Banten diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap produksi komoditas perkebunan, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan kerja dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Red/Fidz)





