kobarnews.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Featured
  • Health
  • Research
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
HukumInternasionalNasionalNews

Mentan Amran Bongkar Ulah Mafia Beras, Janji Sikat Tuntas dalam Dua Pekan

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
2 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Mentan RI Amran Sulaeman bersama Ketua Umum KNPI Pusat Ali Hanafiah saat diwawancarai awak media, Minggu (2/8/2026).
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan menindak tegas praktik mafia beras yang diduga memainkan harga di pasaran. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi masyarakat dari permainan harga pangan.

Komitmen itu disampaikan Amran usai bertemu dengan para pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan sejumlah organisasi kepemudaan di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

“Hari ini kami bertemu dengan para pemuda Indonesia. Kami menyampaikan berbagai capaian pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Tetapi yang paling penting, satu sampai dua minggu ke depan kami akan memberantas mafia beras sesuai instruksi Presiden,” kata Amran kepada wartawan.

Amran mengungkapkan, di tengah keberhasilan pemerintah mendorong swasembada beras, pihaknya masih menemukan praktik curang yang merugikan masyarakat. Modusnya, beras kualitas biasa dipoles dengan perlakuan sederhana, seperti penambahan vitamin B2 agar tampak lebih menarik, lalu dipasarkan sebagai beras premium dengan harga jauh lebih tinggi.

- Advertisement -
Ad image

Akibat praktik tersebut, kata dia, masyarakat harus membeli beras dengan selisih harga mencapai Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, padahal kualitasnya tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Baca Juga:

Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka
Saluran Air dan Sungai Cikatapis Dibersihkan, Warga Minta Penanganan Tak Berhenti di Gotong Royong
Pimprus Media Online di Banten Laporkan Mobil Pikap Hilang Dicuri, Rugi Rp 130 Juta
Nabil Jayabaya dan Peta Kekuatan Baru Demokrat Banten

“Ini terlalu kejam. Mereka merampas hak rakyat. Ada beras biasa yang dijual dengan selisih harga Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Padahal kualitasnya tidak berubah signifikan,” tegasnya.

Amran menegaskan, pemerintah telah mengantongi data pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia beras. Proses penindakan, lanjutnya, akan dilakukan dalam waktu dekat tanpa pandang bulu.

“Dalam satu sampai dua minggu ke depan akan kami tindak. Tidak ada kompromi bagi pihak yang memainkan harga beras dan merugikan masyarakat,” tandas Amran. (Red)

Baca Juga:

KNPI Dukung Langkah Menteri Amran Berantas Dugaan Mafia Beras
Kapolres Lebak Pimpin Patroli KRYD Gabungan, Sasar Titik Rawan Kriminalitas
BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya September
Rotasi 102 Pejabat, Walkot Tangerang: Birokrasi Harus Makin Gesit Layani Masyarakat
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga
Selanjutnya KNPI Dukung Langkah Menteri Amran Berantas Dugaan Mafia Beras
TERKINI

SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa

Lebak Tanam Padi Serempak 38 Hektare, Dukung Target Swasembada Pangan

Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah

Jual 90 Persen Kamera, Pemuda Pandeglang Ini Raup Cuan dari Momentum IHSG Anjlok

Gubernur Andra Soni Luncurkan Logo Baru Bank Banten, Simbol Kepercayaan hingga Harapan

Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif

Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah

Iti Octavia Jayabaya Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Banten, Nabil Gabung Partai

- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Polresta Serang Kota Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar

Daerah Hukum

Tambang Ilegal Gunung Pinang Tak Kapok, ESDM Banten Sudah 6 Kali Tertibkan

Daerah News

Lebak Darurat Kekeringan, 7.000 KK Krisis Air Bersih

Daerah News

RUNK5BITUNG 2026 Diikuti 1.579 Pelari, Ini Daftar Jalan yang Ditutup di Rangkasbitung

News Pemerintahan

Trans Banten Koridor 3 Tembus 187.783 Penumpang, Mahasiswa hingga ASN Jadi Pengguna Terbanyak

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • News
  • Hukum
  • Nasional
  • Viral
  • Inspirasi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opinion
  • Internasional
  • Pemerintahan
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com