LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, tengah mempersiapkan seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi 12 jabatan eselon II yang saat ini masih kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Namun, jumlah jabatan yang akan dilelang berpotensi berkurang. Hal itu bergantung pada hasil kajian pemerintah daerah bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk terkait rencana penggabungan organisasi perangkat daerah (OPD).
Sebanyak 12 jabatan yang saat ini kosong meliputi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Sosial, Asisten Daerah (Asda) III, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Perhubungan, serta Direktur RSUD Adjidarmo.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Halson Nainggolan, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah tahapan untuk pelaksanaan seleksi terbuka tersebut. Salah satunya menyiapkan asesor yang akan melakukan penilaian terhadap calon pejabat.
“Harus open bidding untuk 12 jabatan eselon II itu. Sekarang harus menyiapkan asesor untuk menguji calon-calon pejabat yang akan menempati 12 jabatan tersebut,” ujar Halson kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).
Halson mengatakan jumlah jabatan yang dibuka melalui seleksi terbuka tersebut masih bisa berubah. Hal itu menyesuaikan hasil kajian terkait kemungkinan penggabungan sejumlah OPD yang saat ini masih berlangsung.
“Bisa saja yang di-open bidding tidak 12, tapi berkurang, tergantung dari hasil pengkajian kementerian terkait dengan BKN. Mumpung, saat ini kan yang mengisi Plt banyak yang dari eselon III,” katanya.
Dia menambahkan, Pemkab Lebak melalui BKPSDM terus berkoordinasi dengan BKN dan Kemendagri untuk mematangkan rencana seleksi terbuka tersebut.
“BKPSDM lagi koordinasi dengan asesor Kemendagri. Semoga tidak lama lagi,” kata Halson.
Terpisah, Plt Kepala BKAD Lebak, Fakhry Fitriana, membenarkan bahwa koordinasi dengan BKN dan Kemendagri masih dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama atau eselon II tersebut.
“Insyaallah open bidding JPT eselon II dapat dilaksanakan tahun 2026 ini. Waktu pelaksanaan sedang kita koordinasikan dengan pemerintah pusat, yaitu BKN dan Kemendagri,” ujar Fakhry. (Red/Dian).





