Kobarnews.id, SERANG – Polda Banten menyampaikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat hingga wisatawan diimbau tetap tenang dan mematuhi rekomendasi PVMBG.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan berdasarkan laporan PVMBG periode pengamatan Senin (7/9/2026) pukul 06.00-12.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga).
“Kondisi kegempaan tercatat fluktuatif, dengan tremor menerus terekam pada amplitudo 3-20 mm dan dominan 8 mm,” kata Maruli kepada awak , Senin (7/9/2026).
Maruli mengingatkan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta mematuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki diimbau untuk mematuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat yang terdampak abu vulkanik diminta menggunakan alat pelindung diri saat melakukan pembersihan.
“Abu vulkanik dapat mengganggu pernapasan dan menyebabkan iritasi pada mata maupun kulit. Karena itu, masyarakat sebaiknya menggunakan masker, kacamata, sarung tangan, pakaian lengan panjang dan alas kaki tertutup saat membersihkan abu,” jelasnya.
Maruli juga mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi pemerintah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat cukup mengikuti perkembangan melalui informasi resmi dari PVMBG, pemerintah daerah, dan kepolisian,” pungkasnya. (Red/Danu)



