kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Inflasi Banten Agustus 2026 Terkendali, Pemprov Waspadai Harga Beras

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
7 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Gubernur Andra Soni pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni memastikan inflasi di Provinsi Banten pada Agustus 2026 masih terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap mewaspadai pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok, terutama beras.

Hal itu disampaikan Andra Soni seusai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (7/9/2026).

“Alhamdulillah, inflasi pada Agustus 2026, baik secara month to month maupun year on year, posisinya masih terjaga,” kata Andra.

Menurutnya, daya beli masyarakat perlu terus dijaga karena konsumsi rumah tangga menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah juga perlu mengantisipasi potensi gangguan pasokan di tengah musim kemarau.

- Advertisement -
Ad image

Andra secara khusus meminta ketersediaan beras di pasaran dipastikan aman. Saat ini, Banten memasuki musim tanam ketiga sehingga produksi beras terus dipantau.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

“Saat ini Provinsi Banten memasuki musim tanam ketiga. Kami terus memantau produksi beras secara intensif,” ujarnya.

Dia mengatakan beras merupakan salah satu kebutuhan pokok utama masyarakat. Untuk menjaga produksi, pemerintah pusat dan daerah telah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jaringan irigasi sepanjang 2025-2026.

Hingga kini, sekitar 81 kilometer saluran irigasi telah dibangun. Pembangunan tersebut meningkatkan indeks irigasi Banten dari 52% menjadi 62%.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

“Artinya, pada posisi musim kemarau seperti sekarang, ketersediaan air tetap terjaga. Mudah-mudahan target panen dan produksi beras kita tidak berkurang,” katanya.

- Advertisement -
Ad image

Inflasi Nasional 3,19%

Dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut inflasi nasional secara tahunan atau year on year (yoy) pada Agustus 2026 mencapai 3,19%. Sementara inflasi secara bulanan atau month to month (mtm) tercatat 0,21%.

Menurut Tito, kenaikan inflasi antara lain dipengaruhi harga daging ayam ras, cabai rawit, dan beras.

“Kenaikan harga beras di daerah mana pun perlu diwaspadai dan segera diintervensi,” tegas Tito.

- Advertisement -
Ad image

Tito juga meminta pemerintah daerah mengantisipasi potensi penurunan produksi pertanian akibat kemarau panjang. Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga perlu diwaspadai.

Dia menekankan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting kemajuan daerah. Pertumbuhan ekonomi, kata Tito, ditopang konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, serta neraca ekspor-impor.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

Inflasi Banten 2,95%

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana menyampaikan inflasi Banten pada Agustus 2026 secara bulanan sebesar 0,13%. Secara tahunan, inflasi Banten mencapai 2,95%, sedangkan secara tahun kalender sebesar 1,31%.

“Inflasi bulanan ini didorong oleh andil kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik sebesar 0,11 persen,” kata Yusniar.

Di sisi lain, terjadi deflasi pada kelompok transportasi serta biaya pendidikan yang turun 0,22%.

Untuk inflasi secara tahunan, sejumlah komoditas yang memberikan andil antara lain daging ayam ras, sigaret kretek mesin, jagung manis, dan cairan pelembut pakaian.

Berdasarkan wilayah, inflasi yoy tertinggi tercatat di Kabupaten Lebak sebesar 4%. Berikutnya Kabupaten Pandeglang 3,9%, Kota Serang 3,2%, Kota Cilegon 3,1%, dan Kota Tangerang 2,2%.

Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Sofwan Kurnia merekomendasikan sejumlah langkah, mulai dari operasi pasar bahan pangan, penguatan koordinasi antarlembaga, optimalisasi mesin pertanian, hingga memastikan distribusi berjalan lancar.

“Selain itu, sangat penting untuk meningkatkan keakuratan dan kapasitas data, serta melaksanakan komunikasi publik yang efektif,” pungkas Sofwan. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Polda Banten Sampaikan Perkembangan Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tenang
Selanjutnya Dampak Erupsi Anak Krakatau, Sekolah di Lebak Perpanjang PJJ hingga 9 September
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com