Kobarnews.id, BALI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah. Atas capaian tersebut, Pemprov Banten juga mendapat bantuan pemerintah pusat berupa program bedah rumah sebanyak 250 unit.
Penghargaan itu diterima Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah didampingi Sekda Banten Deden Apriandhi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali Batch II di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Jumat (28/8/2026) malam.
Dimyati bersyukur atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti adanya penilaian positif pemerintah pusat terhadap kinerja Pemprov Banten.
“Dari kacamata luar, alhamdulillah Banten dinilai berhasil. Dari keberhasilan itu, Banten mendapatkan apresiasi dan penghargaan,” kata Dimyati dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Dia mengatakan penghargaan tersebut pada akhirnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten. Hal itu salah satunya diwujudkan melalui bantuan pemerintah pusat.
“Penghargaan ini kembali untuk masyarakat. Untuk tingkat provinsi yang mendapatkan (penghargaan ini) hanya dua, yaitu Jawa Barat dan Banten,” ujarnya.
Terkait bantuan 250 unit bedah rumah, Dimyati memastikan penyalurannya akan dilakukan secara adil dan tepat sasaran. Teknis pendistribusian bantuan akan dibahas Sekda Banten bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta jajaran terkait.
“Ini nanti akan diberikan kepada daerah-daerah yang memang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Dimyati berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sehingga warga Banten bisa mendapatkan rumah yang layak. Dia juga menegaskan Pemprov Banten terbuka terhadap kritik dan masukan untuk mendukung perbaikan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Kami berharap berbagai apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut diberikan dalam empat kategori. Keempatnya yakni Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Menurut Tito, kategori tersebut dipilih karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.
“Harapan kita, dengan acara ini, rekan-rekan yang menang akan lebih semangat lagi. Bagi yang belum beruntung, mudah-mudahan termotivasi untuk memperbaiki kinerja untuk memenangkan lomba berikutnya,” kata Tito.




