kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahNewsPendidikanViral

Bukan Sekadar HUT Banten, Pekan Kebudayaan Jadi Panggung Baru Seni Tradisi

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
7 Oktober 2026
Bagikan
6 menit baca
Para pelaku seni dan budaya yang memeriahkan HUT Banten ke-26 yang digagas Dindikbud Provinsi Banten.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten tahun 2026 tak hanya diisi agenda seremonial. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten melalui Bidang Kebudayaan menggelar Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 dengan menghadirkan beragam seni tradisi ke ruang publik.

Sejumlah kesenian ditampilkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Mulai dari qasidah rebana, tari tradisi, lagu daerah, pedalangan anak hingga seni suara daerah.

Kegiatan ini melibatkan seniman, sanggar, organisasi kebudayaan dan masyarakat. Rangkaian acara digelar di sejumlah lokasi, mulai dari kawasan Banten Lama hingga Plaza Aspirasi KP3B.

Qasidah Rebana Tampil di Banten Lama

- Advertisement -
Ad image

Rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 dimulai dengan Festival Qasidah Rebana pada 3 Oktober 2026 di halaman Masjid Agung Banten Lama.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Bekerja sama dengan LASQI Nusantara Jaya, festival ini diikuti 16 grup qasidah dari kabupaten/kota se-Banten.

Pengurus DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Banten, Hj Ade Yuliasih, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Festival ini menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan seni qasidah di Banten.

Pemilihan Banten Lama sebagai lokasi kegiatan juga membawa konteks tersendiri. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu pusat sejarah dan religiusitas Banten.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Ngelanglang Banten Jadi Tari Selamat Datang

- Advertisement -
Ad image

Kegiatan berlanjut pada 4 Oktober 2026. Bidang Kebudayaan Dindikbud Banten bersama Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) Banten meluncurkan karya tari bertajuk Ngelanglang Banten.

Sebanyak 50 penari dari 12 sanggar seni se-Banten membawakan karya tersebut di halaman Sekretariat Daerah Provinsi Banten.

Ngelanglang Banten berarti menjelajah Banten. Karya ini menggambarkan keberagaman budaya yang berkembang di sejumlah wilayah Banten.

- Advertisement -
Ad image
Asda III Pemprov Banten Dr. Hj. Rina Dewiyanti (tengah) selaku Ketua Panitia acara dalam HUT Banten ke-26.

Tarian tersebut merangkai tiga karakter budaya, yakni Banten Selatan dengan akar Sunda Banten, Banten Utara dengan karakter Jawa Serang, serta Banten Timur atau Tangerang Raya dengan pengaruh budaya Betawi dan perkembangan masyarakat Tangerang Raya.

Ketiga karakter budaya itu dirangkai menjadi satu karya yang menggambarkan keberagaman Banten.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Ngelanglang Banten juga diproyeksikan menjadi Tari Selamat Datang Provinsi Banten untuk penyambutan tamu kehormatan maupun kegiatan resmi pemerintah daerah.

40 Lagu Daerah Banten Diperkenalkan

Upaya mengenalkan kembali kekayaan budaya Banten juga dilakukan melalui musik daerah.

Dalam Sidang Paripurna HUT Banten di Gedung DPRD Provinsi Banten, Dindikbud Banten bersama PAMMI Banten memperkenalkan 40 lagu daerah Banten yang dikemas dalam bentuk flashdisk.

Kumpulan lagu tersebut dibagikan sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan sekaligus mengenalkan kembali lagu-lagu daerah kepada masyarakat.

Langkah ini dilakukan karena sejumlah lagu daerah yang pernah populer mulai jarang dikenal dan dinyanyikan generasi muda.

Melalui dokumentasi dan penyebarluasan tersebut, lagu daerah diharapkan tetap menjadi bagian dari ingatan masyarakat Banten.

Dalang Anak Belajar dari Para Maestro

Seni tradisi juga dikenalkan kepada anak-anak melalui Festival Dalang Anak yang digelar di Plaza Aspirasi KP3B.

Sebanyak 10 dalang anak mengikuti kegiatan tersebut dalam dua kategori usia, yakni 5-9 tahun dan 9-12 tahun.

Para peserta tidak hanya tampil, tetapi juga mendapat kesempatan belajar dari sejumlah maestro pedalangan.

Dewan juri menghadirkan dalang dari Jawa Barat, antara lain Dr Wawa Gunawan, M.Sn dari Wayang Ajen, Ki Wawan Dede Amung Sutarya, dan Ki Dandan Dede Amung Sutarya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus PEPADI Pusat dan PEPADI Banten serta Ketua PEPADI Jawa Barat H Darsa.

Festival ini menjadi salah satu upaya mengenalkan pedalangan kepada generasi muda sejak usia dini.

Sawara Banten Tutup Rangkaian

Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 ditutup dengan Lomba Sawara Banten di Plaza Aspirasi KP3B.

Sebanyak 65 penyanyi dari berbagai daerah di Banten tampil membawakan lagu-lagu daerah.

Kegiatan tersebut juga diramaikan puluhan stand UMKM. Pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan seni sekaligus menikmati berbagai produk UMKM yang tersedia di lokasi.

Dengan begitu, kegiatan kebudayaan turut mempertemukan seni, masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif dalam satu kawasan.

Kebudayaan Didorong Hadir di Ruang Publik

Rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 menjadi bagian dari upaya Dindikbud Banten menghadirkan seni tradisi di tengah masyarakat.

Kesenian tidak hanya ditempatkan sebagai bagian dari seremoni, tetapi juga diberi ruang untuk tampil dan diperkenalkan kepada generasi muda.

Mulai dari qasidah rebana di Banten Lama, tari Ngelanglang Banten, 40 lagu daerah, festival dalang anak hingga Sawara Banten, berbagai bentuk seni dan budaya Banten ditampilkan dalam satu rangkaian kegiatan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten Rohaendi mengatakan rangkaian tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali ruang bagi kebudayaan Banten.

Hal itu disampaikan Rohaendi saat berbincang dengan wartawan pada Rabu (11/10/2026) di ruang kerjanya.

Menurutnya, kebudayaan tidak cukup hanya disimpan sebagai dokumentasi, tetapi perlu dipentaskan, dikenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 pun menjadi salah satu upaya untuk merayakan hari jadi provinsi sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya Banten kepada masyarakat. (Red/Fidz)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Strategi Pemprov Banten 2027 Tekan Kemiskinan, Fokus SDM Unggul dan Infrastruktur
Selanjutnya Subdenpom Pandeglang Perkuat Sinergi Dengan PUPR
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com