kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Banten Masuk 5 Besar Investasi Nasional, Andra Soni Genjot Iklim Usaha

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
9 Oktober 2026
Bagikan
5 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memperkuat iklim investasi yang kondusif dan berpihak kepada masyarakat. Banten saat ini konsisten masuk lima besar provinsi dengan kontribusi investasi terbesar secara nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Andra Soni saat membuka Karya Kreatif Banten (KKB) dan Banten Investment Forum (BIF) di Hotel DoubleTree, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Jumat (9/10/2026).

Andra mengatakan Pemprov Banten terus berupaya memberikan kepastian hukum, mempermudah proses perizinan, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik guna menarik minat investor.

Contents
  • Dorong UMKM Naik Kelas
  • Banten Punya 21 Kawasan Industri

“Mari kita jadikan Provinsi Banten sebagai daerah yang tidak hanya menarik untuk berinvestasi, tetapi juga memberikan kepastian, kemudahan, peluang pertumbuhan, dan manfaat jangka panjang bagi para investor maupun masyarakat,” ujar Andra.

- Advertisement -
Ad image

Dia mengatakan penguatan iklim investasi dilakukan melalui penyederhanaan perizinan sesuai ketentuan, jaminan kepastian berusaha, serta sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Andra juga mengajak investor, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, dan mitra pembangunan untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan di Banten.

“Saya mengajak para investor, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, dan mitra pembangunan untuk menjadikan Provinsi Banten sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.

Dorong UMKM Naik Kelas

Menurut Andra, KKB dan BIF menjadi momentum untuk menyinergikan kreativitas, inovasi, dan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu fokusnya adalah memperluas akses pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus menarik minat investor.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Dia menilai UMKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional, termasuk saat menghadapi berbagai krisis.

- Advertisement -
Ad image

“Sejarah telah menunjukkan bahwa dalam menghadapi berbagai krisis, mulai dari krisis ekonomi 1997-1998, krisis keuangan global tahun 2008, hingga pandemi COVID-19, UMKM selalu hadir dan tetap menjadi penopang perekonomian nasional,” paparnya.

Karena itu, Andra mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, penguatan akses pembiayaan, serta kemitraan dengan industri besar.

Dia menegaskan investasi tidak cukup hanya dilihat dari besarnya modal yang masuk atau jumlah proyek yang terealisasi. Investasi juga harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

- Advertisement -
Ad image

“Investasi bukan semata-mata tentang besarnya nilai modal yang masuk atau banyaknya proyek yang terealisasi. Investasi harus mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, memperkuat struktur perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Banten Punya 21 Kawasan Industri

Dukungan terhadap pengembangan investasi dan UMKM di Banten juga disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro melalui pesan video. Dia menyebut Banten memiliki potensi ekonomi yang besar, tetapi pengembangan UMKM perlu ditopang tiga faktor utama.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

“Pertama adalah kualitas, UMKM Banten harus naik kelas. Kedua konektivitas, di mana produk yang baik harus bertemu dengan pasar, pembiayaan, dan investor. Terakhir adalah kolaborasi, karena tidak ada UMKM yang bisa naik kelas sendirian,” ujar Solikin.

Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menyebut Banten konsisten berada di lima besar provinsi penyumbang investasi nasional dan terus berupaya menembus tiga besar.

Menurut Todotua, keberadaan kawasan industri menjadi salah satu keunggulan Banten dalam menarik investasi.

“Provinsi Banten memiliki 21 kawasan industri, yang menjadikannya terbanyak kedua di Pulau Jawa setelah Jawa Barat. Banten juga memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni di Tanjung Lesung dan BSD,” ungkap Todotua.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan mengapresiasi kinerja penataan ruang dan pelayanan pertanahan di Banten. Dia menilai koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan baik.

Salah satu capaian yang disorot adalah penyelarasan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP). Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas fiskal daerah.

“Salah satu capaian nyata yang berhasil kita lakukan adalah penyelarasan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP), yang ke depannya akan meningkatkan kapasitas fiskal daerah,” kata Ossy.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Sofwan Kurnia turut menilai peluang investasi di Banten masih terbuka luas. Menurutnya, potensi tersebut perlu dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami melihat, peluang dan ruang untuk berinvestasi di Provinsi Banten masih terbuka jauh lebih lebar dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa,” pungkas Sofwan. (Red/Rez)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Berjubel di Bawah Terik Matahari, Ribuan Warga Serbu Pesta Rakyat HUT ke-500 Kabupaten Serang
Selanjutnya Polwan Polres Lebak Amankan Salat Jumat, Warga Kebagian Nasi Kotak
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com