kobarnews.id
Minggu, 25 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPolitikViral

PKS Kawal Raperda Pariwisata Serang, Jangan Cuma Jadi Macan Kertas!

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
12 Oktober 2026
Bagikan
2 menit baca
Fraksi PKS DPRD Kota Serang saat rpat lanjutan pembahasan Raperda Kepariwisataan.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Serang tak ingin Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepariwisataan hanya berakhir sebagai aturan di atas kertas. Regulasi ini harus mampu mengembangkan potensi wisata daerah sekaligus mendatangkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen itu ditegaskan dalam rapat lanjutan pembahasan Raperda Kepariwisataan yang digelar Senin (12/10/2026). Rapat tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten untuk memperdalam materi sekaligus memperkaya masukan dalam penyusunan regulasi.

Dua anggota Panitia Khusus (Pansus) dari Fraksi PKS DPRD Kota Serang, yakni Ir. TB. Ridwan Akhmad, S.Pt., M.M., IPU., dan Hj. Erna Yuliawati, turut hadir dalam pembahasan tersebut.

Anggota Pansus dari Fraksi PKS, Hj. Erna Yuliawati, menegaskan, pembahasan Raperda Kepariwisataan harus dilakukan secara matang agar aturan yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan daerah.

- Advertisement -
Ad image

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak boleh hanya mengejar peningkatan jumlah kunjungan atau pertumbuhan industri semata. Kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian utama dalam penyusunan regulasi.

Baca Juga:

200 Becak Listrik Bantuan Prabowo Tiba di Lebak, Pengemudi Lansia Segera Kebagian
NasDem Lebak Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029
12 Desa di Lebak Bakal Gelar Pilkades Serentak Desember 2027
4.923 Balita di Lebak Alami Stunting, DPRD Desak Pemkab Serius Tangani

“Regulasi kepariwisataan harus mampu mendorong pengembangan potensi wisata daerah, sekaligus memperhatikan kepentingan masyarakat. Pengelolaannya juga harus berkualitas dan bertanggung jawab,” demikian semangat yang ditekankan dalam pembahasan tersebut.

Fraksi PKS berharap Raperda Kepariwisataan dapat menjadi pijakan kuat untuk mengembangkan potensi wisata Kota Serang secara berkelanjutan. Lebih dari itu, sektor pariwisata diharapkan mampu membuka peluang usaha, menggerakkan perekonomian lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PKS pun memastikan akan terus mengawal pembahasan Raperda tersebut hingga menjadi peraturan daerah. Tujuannya jelas, jangan sampai regulasi yang disahkan nantinya hanya menjadi pelengkap administrasi, tanpa memberikan dampak konkret bagi masyarakat.

Baca Juga:

Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral
Pabrik Sepatu Korea di Lebak Tutup Permanen, 1.100 Karyawan Kena PHK
Bapenda Lebak Gelar Operasi Penagihan Pajak Serentak, Fokus 6 Jenis Pajak
Prihatin Jalan Berlubang di Cisata Pandeglang, Golkar dan Warga Bakal Gelar Aksi Tambal Jalan

Bagi Fraksi PKS, kemajuan pariwisata bukan semata soal destinasi dan kunjungan wisatawan. Yang tak kalah penting, masyarakat harus ikut merasakan manfaat ekonomi dari pengembangan sektor tersebut. (Dian/Danu)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Andra Soni Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif Usai Saiful Milah Jadi Ketua DPRD Tangerang
Selanjutnya Andra Soni Lindungi 587 Ribu Pekerja Rentan di Banten, Ini Strateginya
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan

Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar

Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa

Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan

Daerah Pendidikan

USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Budaya Daerah

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah

Budaya Daerah

Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah

Daerah Ekbis

DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com