kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Daerah

Pabrik Sepatu Korea di Lebak Tutup Permanen, 1.100 Karyawan Kena PHK

Oleh: Deni Setiadi - Pemimpin Redaksi
24 Oktober 2026
Bagikan
2 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, Lebak – PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 Rangkasbitung, perusahaan produsen alas kaki asal Korea Selatan, menutup permanen operasional pabriknya di Kabupaten Lebak, Banten. Penutupan ini berdampak pada sekitar 1.100 karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) secara bertahap.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Rully Charurliyanto, membenarkan penutupan pabrik tersebut. Dia mengatakan pihak manajemen sebelumnya telah menyampaikan rencana pemindahan pabrik kepada Disnaker.

“Benar, sebelumnya pihak manajemen pun sudah mengonfirmasi kepada pihak Disnaker akan pindah di bulan Oktober 2026,” kata Rully kepada media, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Rully, pengurangan jumlah karyawan telah berlangsung secara bertahap sejak akhir 2025 hingga September 2026. Dalam periode tersebut, sekitar 800 hingga 900 karyawan telah dirumahkan.

- Advertisement -
Ad image

“Dari akhir tahun 2025 hingga bulan September 2026, perusahaan tersebut sudah merumahkan karyawan sekitar 800 hingga 900 karyawannya. Dan tadi siang itu gelombang terakhir untuk PHK-nya,” ujarnya.

Baca Juga:

Bapenda Lebak Gelar Operasi Penagihan Pajak Serentak, Fokus 6 Jenis Pajak
Prihatin Jalan Berlubang di Cisata Pandeglang, Golkar dan Warga Bakal Gelar Aksi Tambal Jalan
Truk Terguling di Tanjakan Batu Cikulur Lebak, Belum Dievakuasi
Dump Truck Diduga Rem Blong Terjun ke Jurang di Lebak, Sopir Patah Hidung

Dengan gelombang terakhir PHK tersebut, total karyawan yang terdampak penutupan pabrik diperkirakan mencapai 1.100 orang.

Pabrik Pindah karena Masa Sewa Berakhir

Penutupan pabrik PWI 6 Rangkasbitung disebut terjadi karena masa sewa bangunan yang digunakan sebagai lokasi produksi telah berakhir. Perusahaan kemudian memindahkan kegiatan produksinya ke daerah lain.

Baca Juga:

Kejurnas Catur 2026 Digelar di Banten, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi
2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar

Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai lokasi tujuan pemindahan pabrik tersebut.

- Advertisement -
Ad image

Penutupan operasional pabrik ini berdampak terhadap keberlangsungan pekerjaan para buruh dan penghasilan keluarga yang bergantung pada sektor industri.

Selain itu, belum diperoleh informasi terperinci mengenai penyelesaian hak-hak seluruh karyawan yang terdampak PHK, termasuk proses pemenuhan kewajiban perusahaan kepada para pekerja. (Red/Dian)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Oleh:Deni Setiadi
Pemimpin Redaksi
Follow:
Deni Setiadi merupakan jurnalis senior yang telah berkiprah di dunia jurnalistik sejak tahun 1998. Kariernya dimulai di Jakarta dan terus berkembang hingga menjadi salah satu wartawan yang aktif mengawal dinamika pemberitaan di Provinsi Banten sejak daerah tersebut resmi berdiri pada tahun 2000.
Sebelumnya Bapenda Lebak Gelar Operasi Penagihan Pajak Serentak, Fokus 6 Jenis Pajak
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah

Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah

DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen

Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Daerah Hukum

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Daerah News

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Budaya Daerah

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Daerah Nasional

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com