Kobarnews.id, SERANG – SMKN 1 Baros, Kabupaten Serang, menggelar pelatihan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bagi guru SMK kompetensi keahlian otomotif se-Banten. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan.
Pelatihan tersebut melibatkan mitra industri otomotif sebagai upaya menyelaraskan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala SMKN 1 Baros, Zaenal Abidin, mengatakan peningkatan kompetensi guru menjadi langkah penting untuk menyiapkan lulusan SMK yang mampu mengikuti perkembangan teknologi otomotif.
“Tantangan teknologi ke depan bergerak sangat cepat. Melalui kolaborasi langsung bersama industri otomotif ini, kami ingin memastikan para guru mendapatkan modul praktik, standar kompetensi, hingga pemahaman sistem keselamatan kerja berbasis baterai yang valid dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” kata Zaenal dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai komponen utama kendaraan listrik, mulai dari motor penggerak, inverter, hingga teknologi baterai. Mereka juga mempelajari prosedur perawatan berkala kendaraan listrik murni maupun kendaraan hybrid.
Selain aspek teknis, pelatihan turut membahas standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya dalam menangani kendaraan bertegangan tinggi (high voltage).
Materi keselamatan tersebut dinilai penting untuk membekali guru dengan pemahaman mengenai prosedur kerja yang aman saat melakukan pemeriksaan maupun perawatan kendaraan listrik.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Baros berharap kompetensi guru otomotif di Banten semakin meningkat dan merata. Dengan begitu, materi pembelajaran di SMK dapat mengikuti perkembangan industri kendaraan listrik.
Sinergi antara sekolah dan industri ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya lulusan SMK yang kompeten, terampil, dan siap memasuki dunia kerja, khususnya di sektor kendaraan listrik. (Red/Oyo)




