Kobarnews.id, PANDEGLANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan peran strategis pondok pesantren dan santri dalam pembangunan daerah. Menurutnya, santri menjadi salah satu kekuatan penting untuk mendorong kemandirian umat dan kemajuan Provinsi Banten.
Hal itu disampaikan Andra Soni saat melepas kegiatan Jalan Sehat Sarungan dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 di Coconut Island, Caringin, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (18/10/2026).
“Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026. Provinsi Banten terkenal dengan santrinya. Saya yakin Provinsi Banten maju bersama santri,” kata Andra Soni.
Dia mengatakan Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan akses pendidikan yang merata, kompetensi ustaz dan pengasuh pondok pesantren, serta penguatan literasi. Pemerintah daerah juga mendorong keberlanjutan pendidikan santri ke jenjang yang lebih tinggi.
Andra Soni mengapresiasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten yang menggelar peringatan Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, tradisi pesantren merupakan modal sosial dan intelektual yang perlu dijaga serta dikembangkan untuk mendukung pembangunan daerah.

Potensi pesantren, lanjutnya, juga dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat keharmonisan sosial, menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banten.
“Kepada para santri, saya berpesan teruslah belajar, pegang teguh sanad keilmuan dan warisan ulama, serta resilien atau tanggap terhadap perubahan zaman,” ujarnya.
Dia berharap para santri dapat kembali ke tengah masyarakat setelah menimba ilmu di pesantren dan memberikan manfaat sesuai bidang masing-masing.
“Menjadi guru ngaji, ulama, akademisi, pengusaha, birokrat, ilmuwan, dan pemimpin. Apa pun profesinya, semuanya harus berangkat dari niat untuk mengabdi dan memberikan kemaslahatan,” tuturnya.
Andra Soni juga mengajak para santri menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan merawat kebinekaan.
“Mari kita jadikan semangat Hari Santri sebagai energi untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, merawat kebhinekaan, serta membangun Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” pungkasnya.
Hari Santri di Pandeglang
Ketua PWNU Provinsi Banten KH Hafidz Gunawan mengatakan peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Banten dipusatkan di Kabupaten Pandeglang. Pemilihan lokasi tersebut juga menjadi upaya mendukung pengembangan pariwisata di Banten.
“Di daerah wisata untuk turut memajukan pariwisata Provinsi Banten. Dari kemarin diisi dengan khotmil Quran, bahtsul masail, jalan santai sarungan, istighotsah, dan bedah buku,” kata Hafidz.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyalurkan santunan kepada 218 anak yatim serta bantuan untuk pondok pesantren.
Jalan Sehat Sarungan dimulai dari Coconut Island dan berakhir di Pondok Pesantren Manbaul Qur’an Saung Shoang Pondok Huffadz Manbaul Qur’an, Kampung Sukahati, Kalanganyar, Labuan, Pandeglang. (Red/Riyan)





