kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

BKD Banten Siapkan Manajemen Talenta untuk Isi Jabatan di OPD Baru

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
22 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Kepala BKD Provinsi Banten Ai Dwi Suzana
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten menyiapkan mekanisme pengisian jabatan melalui manajemen talenta menyusul rencana perubahan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Banten. BKD juga berencana mengusulkan metode penilaian 360 derajat dengan pendekatan muatan lokal untuk menyeleksi calon pejabat.

Rencana penataan organisasi tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Banten, Selasa (20/10/2026). Dalam usulan itu, jumlah dinas bertambah dari 22 menjadi 23, sedangkan jumlah badan meningkat dari enam menjadi delapan.

Perubahan struktur tersebut antara lain mencakup pemisahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi dua perangkat daerah. Selain itu, tipologi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) diusulkan naik dari tipe B menjadi tipe A.

Kepala BKD Provinsi Banten Ai Dwi Suzana mengatakan, perubahan struktur organisasi itu akan berdampak pada kebutuhan jabatan baru, terutama kepala OPD dan kepala bidang.

- Advertisement -
Ad image

“Pasti ada penambahan. Kan nanti untuk OPD baru itu butuh kepala OPD. Kita sih inginnya kalau untuk bidang-bidangnya mengambil dari yang sudah ada saja, yang lama,” kata Ai.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Menurut Ai, BKD akan mengoptimalkan aparatur yang sudah tersedia untuk mengisi kebutuhan jabatan dalam struktur organisasi baru. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kompetensi pegawai.

Penambahan jabatan juga berpotensi terjadi pada OPD yang mengalami peningkatan tipologi. Ai menjelaskan, OPD tipe A memiliki empat bidang, sedangkan tipe B memiliki tiga bidang.

“Kalau untuk yang peningkatan tipologi dari tipe B ke tipe A, itu ada penambahan jumlah kepala bidangnya. Jadi kalau tipe B itu satu kepala OPD, tiga bidang, sementara kalau tipe A itu empat bidang,” ujarnya.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Untuk proses pengisian jabatan, BKD akan menggunakan mekanisme manajemen talenta. BKD juga berencana mengusulkan penilaian 360 derajat dengan pendekatan muatan lokal sebagai salah satu metode penilaian calon pejabat.

- Advertisement -
Ad image

Ai mengatakan, metode tersebut memungkinkan calon pejabat dinilai dari berbagai perspektif, bukan hanya berdasarkan penilaian atasan langsung.

“Prosesnya tentu manajemen talenta, sama tambahan kita ingin menggunakan muatan lokal. Modelnya seperti metode 360 melalui penilaian dari atasan langsung, rekan kerja sejawat (peer), bawahan jika ada, dan penilaian mandiri (self-assessment),” jelasnya.

Melalui metode itu, penilaian calon pejabat dapat mencakup pandangan atasan, rekan kerja, bawahan jika tersedia, serta evaluasi terhadap diri sendiri. Meski demikian, rencana penerapan metode penilaian 360 derajat tersebut masih perlu ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

- Advertisement -
Ad image

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan perubahan struktur OPD harus diikuti pembagian tugas yang jelas, koordinasi yang efektif, serta pemanfaatan sumber daya aparatur dan anggaran secara optimal.

Kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam penerapan struktur organisasi baru. Penataan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan jabatan, tetapi juga meningkatkan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemprov Banten. (Red/Fidz)

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Wagub Banten Ajak Anak Muda Siapkan Diri Jadi Generasi Hebat
Selanjutnya Lima Terduga Debt Collector Ditangkap Usai Intimidasi Pengendara di Kalideres, Ngaku Punya Bekingan Mabes Polri
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com