kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahPendidikanViral

Dewan Pendidikan Banten Bawa Aspirasi ke Rakernas 2026, Soroti Mutu Guru

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
22 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Delegasi Dewan Pendidikan Provinsi Banten terdiri atas Prof. Dr. Yudi Juniardi, M. Hidayat, Imron R., dan Yayah Rukiyah.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Dewan Pendidikan Provinsi Banten membawa sejumlah aspirasi pendidikan daerah dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pendidikan 2026 di Hotel Lorin Dwangsa, Solo, Jawa Tengah, pada 20-22 Oktober 2026. Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain peningkatan mutu guru, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan kebijakan pendidikan nasional.

Delegasi Dewan Pendidikan Provinsi Banten terdiri atas Prof. Dr. Yudi Juniardi, M. Hidayat, Imron R., dan Yayah Rukiyah. Mereka mengikuti pembahasan bersama perwakilan Dewan Pendidikan dari berbagai provinsi untuk bertukar gagasan dan menyusun rekomendasi pengembangan pendidikan.

Prof. Dr. Yudi Juniardi mengatakan Rakernas menjadi kesempatan bagi Dewan Pendidikan Banten untuk menyampaikan aspirasi daerah sekaligus berkontribusi dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan.

“Rakernas ini menjadi forum penting untuk bertukar gagasan, menyampaikan aspirasi, serta merumuskan rekomendasi bagi peningkatan kualitas pendidikan. Kami berharap hasil pembahasan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan, termasuk di Provinsi Banten,” kata Yudi kepada media, Kamis (22/10/2026).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Yudi, peningkatan kualitas pendidikan harus didukung kebijakan yang tepat, pemerataan akses belajar, peningkatan kapasitas guru, serta tata kelola pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Dia menilai pemerataan kesempatan belajar perlu diiringi peningkatan kualitas pembelajaran dan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik.

“Pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan harus berjalan beriringan. Selain memastikan anak-anak mendapatkan kesempatan belajar, kualitas pembelajaran dan ketersediaan guru juga perlu menjadi perhatian agar tujuan pendidikan dapat tercapai,” ujarnya.

Rakernas Dewan Pendidikan 2026 diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bersama Dewan Pendidikan Nasional, dengan dukungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut. Di antaranya kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, peningkatan kapasitas guru, penguatan peran Dewan Pendidikan di daerah, serta evaluasi tindak lanjut rekomendasi yang telah disampaikan sebelumnya.

- Advertisement -
Ad image

Para peserta juga membahas percepatan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan inklusif, serta pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik.

Hasil pembahasan Rakernas akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi bagi pengembangan pendidikan nasional, termasuk masukan untuk penyempurnaan Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Yudi berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen, tetapi juga ditindaklanjuti melalui langkah konkret oleh para pemangku kepentingan sesuai kewenangannya.

- Advertisement -
Ad image

“Hal terpenting setelah Rakernas adalah bagaimana rekomendasi yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti menjadi langkah konkret. Sinergi antara pemerintah, Dewan Pendidikan, tenaga pendidik, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” tuturnya.

Rakernas ditutup pada 22 Oktober 2026 oleh Ketua Dewan Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Suyanto, yang memaparkan hasil rekomendasi forum.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Yudi berharap partisipasi Dewan Pendidikan Banten dalam Rakernas tersebut dapat memperkuat kontribusi daerah dalam perumusan kebijakan pendidikan nasional sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan yang merata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Red/Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Hari Santri 2026, Kadisbudpar Lebak Ajak Santri Jaga Budaya dan Perkuat Persatuan
Selanjutnya KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com