kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNasionalNewsPemerintahanViral

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
22 Oktober 2026
Bagikan
4 menit baca
Wagub Dimyati hampiri ribuan santri usai Upacara HSN ke-12 di Alun-alun Pandeglang.
Bagikan

Kobarnews.id, PANDEGLANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah punya pesan khusus buat para santri di Hari Santri Nasional 2026. Santri bukan cuma dituntut jago mengaji, tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan, punya akhlak mulia, serta cinta tanah air.

Pesan itu disampaikan Dimyati saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Pandeglang di Alun-alun Pandeglang, Kamis (22/10/2026). Ribuan santri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut menghadiri acara bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Menurut Dimyati, santri punya peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Mereka bukan hanya calon pemimpin agama, tetapi juga generasi penerus yang bakal ikut menentukan arah pembangunan Indonesia.

Karena itu, bekal ilmu, iman, takwa, dan akhlak tidak boleh dipisahkan dari kehidupan santri.

- Advertisement -
Ad image

“Santri itu anak-anak yang saleh dan salehah. Maka, dia beriman dan bertakwa. Itu yang paling penting. Yang bisa menolong orang tuanya adalah ilmu yang bermanfaat, amal saleh, serta anak saleh dan salehah,” ujar Dimyati.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Mantan anggota DPR RI itu juga mengingatkan, kecerdasan saja tidak cukup. Santri harus memiliki karakter kuat, mulai dari jujur, amanah, berani menyampaikan kebenaran, hingga mampu menghormati orang lain.

Sebab, ilmu yang tinggi tanpa akhlak dikhawatirkan tak akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Santri Harus Setia kepada NKRI

- Advertisement -
Ad image

Tak hanya soal ilmu dan akhlak, Dimyati juga menekankan pentingnya cinta tanah air. Menurutnya, nilai-nilai keislaman harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Santri itu orang yang loyal, orang yang setia kepada NKRI, kepada bangsa, kepada Allah, dan kepada Nabi Muhammad. Mahabahnya (cinta kasihnya, red) luar biasa,” tegasnya.

Dimyati juga punya perumpamaan tersendiri untuk menggambarkan posisi santri. Ia mengibaratkan santri seperti pion dalam permainan catur yang harus mendapat perhatian dan perlindungan agar bisa berkembang.

- Advertisement -
Ad image

“Santri itu ibaratnya adalah sebuah pion. Maka, dia harus dijaga, diayomi, dilindungi, dirawat, dibantu, dan diperhatikan,” katanya.

Menurutnya, santri membutuhkan dukungan yang memadai agar mampu mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan bersaing di berbagai bidang kehidupan.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Dengan pembinaan yang tepat, santri diharapkan tak hanya berkiprah di lingkungan pesantren, tetapi juga mampu tampil sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Dulu Angkat Senjata, Kini Kuasai Teknologi

Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani membacakan sambutan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam sambutan tersebut, Hari Santri ditegaskan sebagai momentum mengenang jasa ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu tonggak penting perjuangan itu adalah Resolusi Jihad yang dimaklumatkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut membangkitkan semangat umat Islam untuk melawan penjajah, yang kemudian mencapai puncaknya dalam peristiwa 10 November 1945.

Namun, tantangan santri zaman sekarang sudah berbeda. Jika dahulu para santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini mereka dituntut ikut menguatkan negeri melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia.

“Jangan pernah takut terhadap perubahan. Jadilah generasi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap kemajuan, serta mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat,” ujar Dewi saat membacakan sambutan tersebut.

Ia menegaskan, santri tidak boleh membatasi cita-citanya. Lulusan pesantren harus berani mengambil peran di berbagai sektor, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa.

Tentu saja, kemajuan itu harus tetap berpijak pada tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman.

Sebab, Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dibangun oleh generasi yang pintar. Bangsa ini juga membutuhkan anak muda yang jujur, berintegritas, dan punya kepedulian terhadap sesama.

Santri masa kini harus mampu memadukan iman, ilmu, dan akhlak. Bukan hanya menjadi penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga motor kemajuan bangsa. (Red/Irfan)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir
Selanjutnya Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

Daerah Pendidikan

Dewan Pendidikan Banten Bawa Aspirasi ke Rakernas 2026, Soroti Mutu Guru

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com