Kobarnews.id, LEBAK – Persaudaraan Muslimah (Salimah) Banten terus tancap gas memperkuat soliditas organisasi. Konsolidasi dilakukan melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Zona 3 dan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) 2 yang diikuti pengurus Salimah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Mengusung tema “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak”, kegiatan ini bukan sekadar forum koordinasi. Salimah Banten menjadikannya sebagai momentum memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mencetak kepemimpinan yang mampu melahirkan program nyata bagi masyarakat.
Ketua PW Salimah Banten dr. Hj. Rita Rachmayanti, Sp.PK., MARS menegaskan, organisasi yang kuat harus dimulai dari struktur dan tata kelola yang solid.
Menurut Rita, kekuatan struktur tidak boleh berhenti pada urusan internal organisasi. Struktur yang kuat harus mampu menjadi mesin penggerak lahirnya program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Soliditas struktur harus menjadi kekuatan untuk melahirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas individu, serta kolaborasi menjadi hal yang sangat penting,” ujar Rita.
Rita menambahkan, Salimah juga terus mendorong perluasan peran keumatan. Untuk itu, kepemimpinan yang kolaboratif dan inklusif menjadi salah satu kunci agar organisasi semakin adaptif terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat.
Perkuat Fondasi Organisasi
Penguatan organisasi dalam Rakorwil dan PKPS tersebut dilakukan melalui sejumlah materi strategis. Salah satunya mengenai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Salimah yang disampaikan Purnamasari, S.Pd.
Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai landasan, aturan, serta mekanisme organisasi. Bekal tersebut penting agar seluruh pengurus memiliki pijakan dan persepsi yang sama dalam menjalankan roda organisasi.
Dengan pemahaman AD/ART yang baik, tata kelola organisasi diharapkan semakin tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tak kalah penting, Hj. Rusmi Andarwati, M.Pd. membawakan materi Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) Salimah.
Rusmi mengingatkan, setiap langkah organisasi harus tetap berada dalam koridor visi dan misi Salimah. Program kerja juga harus memiliki arah yang jelas, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Program kerja harus mampu diterjemahkan menjadi langkah nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Satukan Langkah
Ketua PD Salimah Kabupaten Lebak Yuni Lestari menyambut positif pelaksanaan Rakorwil Zona 3 dan PKPS 2. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah sekaligus memperkuat koordinasi antar-pengurus.
“Kegiatan ini memberikan penguatan yang sangat berarti bagi kami di daerah. Selain memperdalam pemahaman terhadap tata kelola organisasi, kami juga memperoleh bekal kepemimpinan yang akan menjadi dasar dalam menyusun dan menjalankan program yang lebih berdampak bagi masyarakat Lebak,” kata Yuni.
Dia menilai sinergi antara PW Salimah Banten, PD Salimah Lebak, dan PD Salimah Pandeglang merupakan modal besar untuk memperluas kontribusi organisasi.
Bidang yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, keluarga, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, Rakorwil Zona 3 dan PKPS 2 diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan kapasitas pengurus. Lebih dari itu, forum ini diharapkan mampu melahirkan langkah konkret dan kolaborasi yang semakin kuat di seluruh struktur Salimah Banten.
Dengan semangat “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak”, Salimah Banten menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi dari dalam sekaligus memperbesar manfaatnya bagi umat dan masyarakat. (Red/Dian)




