Kobarnews.id, SERANG – Sebanyak 71 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Serang, Banten, telah rampung dibangun. Sementara itu, 79 gedung lainnya masih dalam proses pembangunan.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Mokhamad Rifki, mengatakan pembangunan 150 gedung KDMP tersebut ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.
“Dari target 150, yang sudah selesai 100 persen ada 71, sementara sisanya saat ini masih berprogres,” kata Rifki kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Menurut Rifki, meski belum seluruh gedung selesai, pihaknya optimistis target pembangunan 150 KDMP dapat tercapai sesuai jadwal.
Pasalnya, sejumlah gedung yang masih dalam proses pembangunan telah mencapai progres 80 hingga 95 persen.
“Sedang berprogres. Ada yang sudah 80 persen sampai ada yang sudah 95 persen. Kita optimistis ini bisa selesai di akhir bulan,” ujarnya.
Pembangunan Terkendala Lahan
Rifki menjelaskan, Kabupaten Serang memiliki 326 desa. Dari jumlah tersebut, pembangunan KDMP saat ini telah berjalan di sekitar 150 desa.
Adapun pembangunan KDMP di 135 desa lainnya masih terkendala ketersediaan lahan.
Selain itu, terdapat sekitar 40 KDMP yang telah memiliki lahan, tetapi pembangunannya belum dimulai.
“Rencananya ini akan dibangun setelah proses pembangunan 150 KDMP selesai,” kata Rifki.
Masih Menunggu Petunjuk Pemerintah Pusat
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Serang masih menunggu kepastian mengenai pelaksanaan peluncuran KDMP secara serentak.
Rifki mengatakan, hingga kini pihaknya belum memperoleh informasi mengenai jadwal peluncuran tersebut.
“Kita sampai saat ini masih menunggu Juklak dan Juknis dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Selain petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis, Diskoumperindag Kabupaten Serang juga masih menunggu informasi mengenai penempatan manajer KDMP yang telah mengikuti pelatihan.
Rifki berharap proses penempatan manajer dapat segera dilakukan. Dengan demikian, peluncuran dan operasional KDMP dapat segera dimulai sehingga koperasi tersebut dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tentunya kita ingin agar bisa segera ditempatkan. Hingga kini kita dari dinas masih menunggu penempatan,” pungkasnya. (Red/Oyo)




