Kobarnews.id, LEBAK – Pemerintah Desa Maja, Kabupaten Lebak, bersama Puskesmas Maja menggelar bakti kesehatan berupa tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan yang digelar secara jemput bola ke balai desa di wilayah kerja Puskesmas Maja itu berlangsung mulai pertengahan Agustus hingga 22 September 2026. Bakti kesehatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Desa Maja, Ahmad Rifai, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa bersama Puskesmas Maja terhadap kesehatan masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran hidup sehat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menemukan penyakit sejak dini.
“Sehat itu penting. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Mari jaga diri dan jaga sesama,” ujar Ahmad Rifai.
Dalam kegiatan tracing TBC, petugas melakukan investigasi terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC positif. Sasaran pemeriksaan meliputi anggota keluarga yang tinggal serumah maupun warga di lingkungan sekitar pasien.
Skrining dilakukan melalui pengisian kuesioner terkait gejala TBC, penyuluhan kesehatan, serta pemeriksaan terhadap warga yang mengalami batuk berkepanjangan, terutama lebih dari dua minggu.
Jika ditemukan warga yang memiliki gejala dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan, petugas dapat melakukan pemeriksaan atau tes dahak sesuai indikasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin sekaligus memutus mata rantai penularan di lingkungan masyarakat.
Tak hanya tracing TBC, warga juga bisa memanfaatkan layanan CKG secara gratis. Pemeriksaan kesehatan dasar meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah atau tensi, serta pemeriksaan gula darah.
Petugas turut memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit pernapasan dan pentingnya menjalani pengobatan TBC hingga tuntas bagi pasien yang sedang menjalani terapi.
Ahmad Rifai mengajak seluruh masyarakat Desa Maja memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Ia mengingatkan warga agar tidak menunggu kondisi sakit menjadi parah sebelum memeriksakan kesehatan.
“Dengan deteksi dini, kita bisa menjaga kesehatan diri sekaligus melindungi keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.
Sinergi Pemerintah Desa Maja dan Puskesmas Maja melalui tracing TBC terintegrasi CKG gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat Desa Maja yang lebih sehat. (Dian)




