Kobarnews.id, TANGERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah. Kecintaan itu, kata dia, harus diwujudkan dengan meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid itu pertama mahabbah kepada Kanjeng Nabi; mencintai, mengenal, merasakan, dan mengenang. Ini harus kita lakukan dengan adanya peringatan Maulid,” kata Dimyati saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami Al Iman, Taman Blok C Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/8/2026).
Dimyati mengatakan banyak hal dari kehidupan Rasulullah yang dapat dijadikan teladan, terutama dalam menjaga akhlak. Dia menyebut Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengeluh, marah-marah, membanding-bandingkan, maupun menghina orang lain.
“Karena itu, mari kita teladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui silaturahmi. Menurutnya, silaturahmi dapat mempererat hubungan antarsesama dan membangun rasa persaudaraan seperti keluarga.
Selain mempererat hubungan sosial, silaturahmi juga menjadi sarana untuk mengingat serta menghargai kebaikan orang lain.
“Pada perayaan Maulid ini juga terdapat dakwah, sehingga memberikan tambahan ilmu bagi kita,” katanya.
Dimyati berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Dia ingin momentum tersebut mendorong masyarakat semakin memahami dan mengamalkan ajaran Islam, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Rasulullah selalu mengajarkan kita untuk bersedekah,” ujarnya.

Sementara itu, penceramah KH Ahmad Baehaki Djafar mengingatkan jemaah agar momentum Maulid Nabi digunakan untuk meningkatkan kualitas diri.
“Banyak hal yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Mari bersama-sama meningkatkan iman dan takwa kita,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dimyati turut menyerahkan bantuan prasarana tempat ibadah sebesar Rp 10 juta. Bantuan diserahkan langsung kepada Ketua DKM Jami Al Iman. (Red/Rez)




