Kobarnews.id, LEBAK – Semangat mengenang sejarah perjuangan dan pemikiran Bung Karno kembali digaungkan di Kabupaten Lebak. Kegiatan Bulan Bung Karno tingkat Provinsi Banten resmi dibuka di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Selasa pagi, 2 Juni 2026.
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan dihadiri berbagai unsur masyarakat. Selain kader PDI Perjuangan dan tamu undangan, kegiatan juga melibatkan mahasiswa dari Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Suasana pembukaan berlangsung meriah. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Bung Karno sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Kehadiran mahasiswa menjadi salah satu bagian yang menarik dalam kegiatan tersebut. Bagi kalangan generasi muda, Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi agenda peringatan, tetapi juga ruang untuk menggali kembali sejarah yang selama ini dipelajari di bangku pendidikan.
Amir, mahasiswa Universitas La Tansa Mashiro (UNILAM), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Museum Multatuli tersebut.
Menurutnya, kegiatan Bulan Bung Karno memberikan pengalaman edukatif karena peserta dapat memperoleh pengetahuan sejarah secara langsung melalui kegiatan yang dikemas lebih menarik.
Ia mengaku mendapatkan informasi baru mengenai keterkaitan Bung Karno dengan Kabupaten Lebak. Cindy menyebut, dirinya baru mengetahui bahwa Presiden pertama Republik Indonesia tersebut pernah berkunjung ke Lebak.
“Dari kegiatan ini saya mendapat informasi bahwa Bung Karno pernah datang ke Lebak. Ini menjadi pengetahuan baru bagi saya,” kata Amir.
Hal senada disampaikan Ghania, mahasiswi Universitas Setia Budi Rangkasbitung. Menurutnya, Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk kembali mengenang jasa dan pemikiran Bung Karno, sekaligus mendorong generasi muda agar tidak kehilangan keterhubungan dengan sejarah bangsa.
“Pembelajaran sejarah perlu terus dikembangkan dengan pendekatan yang dapat menarik minat anak muda. Dengan demikian, sejarah tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam kehidupan kebangsaan,” ujar Ghania.
Kegiatan Bulan Bung Karno tingkat Provinsi Banten sendiri dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Juni hingga 30 Juni 2026.
Berbagai agenda telah disiapkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya lomba mewarnai, pameran foto, pekan kuliner, hingga kegiatan nonton film bersama.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan interaksi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sejarah serta nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
Dengan dipusatkannya kegiatan di Kabupaten Lebak, Museum Multatuli menjadi salah satu ruang penting yang mempertemukan sejarah lokal dengan narasi perjuangan kebangsaan.
Bagi mahasiswa yang hadir, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa mengenal sejarah bukan hanya soal mengetahui masa lalu, tetapi juga memahami nilai-nilai perjuangan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. (Red/Dian)




