Kobarnews.id, PANDEGLANG – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang mulai menyiapkan program pembinaan pemuda dan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2028. Sejumlah program telah dilaksanakan sepanjang 2026, mulai dari pelatihan kepemudaan hingga persiapan turnamen sepak bola pelajar.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Suhaedi yang akrab disapa Ule, mengatakan pihaknya telah menggelar pelatihan bagi lima organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP).
Kelima OKP tersebut yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).
“Pelatihan kepemudaan sudah dilaksanakan untuk lima OKP. Materinya antara lain kepemimpinan, ekonomi kreatif, dan materi lain yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas pemuda,” kata Ule kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026).
Selain program kepemudaan, Dindikpora Pandeglang juga menjadwalkan turnamen sepak bola untuk pelajar tingkat SLTP. Kegiatan tersebut direncanakan dibuka pada 31 Oktober hingga 14 November 2026.
Ule menjelaskan, program kepemudaan dan olahraga pada 2026 juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda olahraga pelajar pada 2028. Salah satu langkah yang direncanakan adalah menggelar Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten sebagai ajang seleksi dan pembinaan atlet.
“Untuk persiapan Popda 2028, ke depan kami merencanakan Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten. Kami juga akan menyiapkan pusat pelatihan di setiap cabang olahraga agar atlet bisa dibina secara lebih maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan atlet Pandeglang saat berlaga di Popda yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Tangerang pada 2028.
Tak hanya pembinaan atlet, Dindikpora juga akan mengusulkan dukungan anggaran untuk memperbaiki dan melengkapi sarana serta prasarana olahraga pada 2027.
Sejumlah fasilitas yang menjadi perhatian antara lain Stadion Badak di Pandeglang, serta fasilitas olahraga lainnya yang masih membutuhkan peningkatan. Usulan program dan kebutuhan anggaran tersebut rencananya disiapkan pada akhir November hingga Desember 2026.
“Kesiapan sarana dan prasarana harus diperhatikan agar pelaksanaan kegiatan olahraga tidak terkendala. Fasilitas yang belum tersedia juga perlu kita lengkapi,” jelasnya.
Ule menambahkan, Kabupaten Pandeglang juga diharapkan dapat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada 2030. Karena itu, peningkatan fasilitas olahraga menjadi salah satu pekerjaan yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Dia berharap dukungan anggaran dan kebijakan dari pemerintah daerah dapat memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi olahraga, serta mendukung pengembangan potensi pemuda di Kabupaten Pandeglang.
“Kami berharap dukungan anggaran dan kebijakan lainnya bisa menunjang pencapaian prestasi olahraga di Pandeglang. Pembinaan atlet juga harus dimaksimalkan agar target prestasi dapat tercapai,” pungkasnya.
Ia juga menambahkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pengelola aset yang ada menjadi skala prioritas untuk lebih dimaksimalkan capaiannya. (Red/Riyan)





