Kobarnews.id, SERANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang menggelar pelatihan barista berbasis kompetensi untuk mendorong pengembangan desa wisata. Sebanyak 16 peserta dari desa wisata di Kabupaten Serang mengikuti pelatihan yang berlangsung di Cafe and Resto Cisait, Kecamatan Ciruas.
Pelatihan Barista Tematik Desa Wisata Tahun 2026 ini berlangsung selama delapan hari, mulai 15 hingga 23 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Serang, Khairil Anwar.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Basit, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertrans Kabupaten Serang Muhammad Furqon, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Kabid PPTK Disnakertrans Kabupaten Serang Muhammad Furqon mengatakan pelatihan tersebut dirancang secara tematik untuk mendukung pengembangan potensi desa wisata.
“Pelatihan hari ini memang secara tematik untuk desa wisata. Harapannya, peserta pelatihan ini bisa mengembangkan wisata di masing-masing desanya,” kata Furqon, Rabu (14/10/2026).
Dia menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama 80 jam pelajaran dengan durasi pembelajaran 10 jam per hari. Sebanyak 16 peserta mendapatkan materi seputar keterampilan meracik dan menyajikan kopi.
“Secara keseluruhan semua ilmu diberikan. Semua materi pasti diberikan selama 80 jam bagi para peserta,” ujarnya.
Furqon menuturkan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan atau upskilling peserta agar mampu mengembangkan layanan dan daya tarik wisata di daerah masing-masing.
Materi pelatihan mencakup pengenalan biji kopi, teknik pembuatan kopi, hingga penyajiannya. Pemilihan lokasi di kafe juga memungkinkan peserta mempraktikkan langsung materi yang diberikan.
“Mulai dari pengenalan biji kopi, cara pembuatan kopi, sampai dengan penyajiannya. Makanya kita ambil tempat di salah satu kafe agar peserta bisa praktik langsung dari hasil pelatihan itu,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Basit mengapresiasi pelatihan yang digelar Disnakertrans tersebut. Menurutnya, program itu sejalan dengan upaya mengembangkan potensi lokal di setiap desa wisata.
Basit berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke daerah masing-masing. Dengan begitu, keterampilan meracik kopi dapat menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi wisatawan.
“Harapannya, pengelola atau masyarakat desa wisata yang dilatih hari ini, ketika kembali ke daerahnya, mampu mengembangkan ilmunya. Tentunya ini akan menjadi daya tarik wisata tersendiri di Kabupaten Serang,” kata Basit.
Dia juga berharap pengembangan keterampilan barista dapat mendorong Kabupaten Serang semakin dikenal melalui produk dan racikan kopi lokal. (Red/Oyo)





