Kobarnews.id, PANDEGLANG – DPRD Kabupaten Pandeglang berkomitmen mengawal peningkatan kualitas, kapasitas, dan pelayanan RSUD Berkah Pandeglang. Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah kerusakan freezer jenazah yang hingga kini masih membutuhkan penanganan.
Anggota Komisi IV DPRD Pandeglang, Andri Nurul Anwar, menilai keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam pemenuhan kebutuhan fasilitas kesehatan di RSUD Berkah. Dia berharap perbaikan atau penggantian freezer jenazah segera dianggarkan, terlebih pagu anggaran rumah sakit disebut akan meningkat pada 2027.
“Kalau memang rusak, memang harus segera dibenahi, baik diperbaiki ataupun diganti,” kata Andri dari Fraksi Golkar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (14/10/2026).
Dia mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan kerusakan fasilitas tersebut. Menurutnya, kenaikan pagu anggaran pada 2027 harus dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit.
“Kalau saya nilai, kenapa tidak segera diperbaiki ataupun diganti karena terbentur anggaran. Dari pagunya memang kecil. Nah, pada 2027 ini akan ada kenaikan, jadi harus segera dianggarkan. Jangan sampai ditunda-tunda,” ujarnya.
DPRD Soroti Peningkatan Pelayanan
Politikus Partai Golkar itu mengatakan RSUD Berkah Pandeglang menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatiannya di Komisi IV DPRD Pandeglang. Dia mengaku terus memantau perkembangan rumah sakit, termasuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Menurut Andri, sejumlah perbaikan mulai terlihat, terutama dalam hal pelayanan kepada pasien dan pembenahan fasilitas rumah sakit.
Dia menyebut keluhan masyarakat mengenai sikap petugas yang dinilai kurang ramah mulai berkurang. Selain itu, fasilitas pendingin ruangan atau AC di ruang tunggu dan ruang rawat inap juga dilaporkan telah dibenahi.
“Masyarakat suka mengeluh katanya pelayanannya jutek. Sekarang laporan dari warga sudah tidak jutek. Ruangan juga ber-AC, termasuk di ruang rawat inap,” jelasnya.
Andri menegaskan DPRD Pandeglang akan terus mengawal dan mengawasi pengelolaan RSUD Berkah agar kualitas layanan, kapasitas, serta fasilitas kesehatan semakin baik.
RSUD Berkah Ajukan Pengadaan Freezer
Terpisah, Direktur Utama RSUD Berkah Pandeglang, dr Cut Budiarti Ermawan, mengakui rumah sakit masih memiliki sejumlah kekurangan alat kesehatan (alkes). Salah satunya adalah freezer jenazah yang mengalami kerusakan.
Sebagai langkah sementara, pihak rumah sakit menyiapkan opsi penitipan jenazah di rumah sakit lain apabila diperlukan, terutama untuk jenazah tanpa identitas.
“Beberapa alat kesehatan ada yang rusak, seperti freezer jenazah. Opsinya, jika ditemukan mayat tidak dikenal, akan dititip dulu ke Rumah Sakit Cilegon,” kata Cut.
Dia menjelaskan pengadaan freezer jenazah telah diajukan kepada pemerintah daerah. Sambil menunggu ketersediaan anggaran, pihaknya juga berkomunikasi dengan sejumlah dokter untuk mengetahui kemungkinan perbaikan alat tersebut.
Menurut Cut, kebutuhan anggaran untuk pengadaan satu unit freezer jenazah diperkirakan mencapai Rp 500 juta.
“Pengadaan freezer itu untuk satu unit sekitar Rp 500 juta. Jadi, sambil menunggu anggaran tersedia, saya sudah berkomunikasi dengan beberapa dokter apakah masih bisa diperbaiki atau tidak,” tandasnya. (Red/*)





