KOBARNEWS.ID, PANDEGLANG – Festival Pop Singer Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Ajang kompetisi menyanyi ini akan digelar di Cafe Warna, kawasan Taman Sari, Kota Serang, dengan membuka empat kategori peserta berdasarkan usia.
Sekretaris Panitia Festival Pop Singer Banten 2026, Alfin mengatakan, kegiatan tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada 13 November 2026. Sementara itu, babak grand final untuk seluruh kategori direncanakan pada 28 November 2026 di lokasi yang sama.
Menurut Alfin, persiapan kegiatan mulai berjalan, termasuk mekanisme pendaftaran peserta. Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum tanpa pembatasan jumlah peserta.
“Untuk kegiatan ini sebetulnya sudah pernah berjalan di wilayah Kabupaten Pandeglang. Kali ini, kami mengadakan Pop Singer 2026 di Cafe Warna, tepatnya di Taman Sari, Kota Serang. Rencananya pada 13 November,” kata Alfin.
Dia menjelaskan, festival tersebut bertujuan menggali potensi penyanyi dari berbagai daerah di Banten. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan membuka ruang bagi talenta lokal untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas kesempatan tampil.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menggali talenta-talenta di bidang musik, tidak hanya dalam skala lokal, tetapi juga provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Panitia membagi peserta ke dalam empat kategori usia. Kategori pertama untuk anak-anak berusia 8-12 tahun, kategori kedua untuk usia 13-17 tahun, kategori ketiga untuk usia 18-35 tahun, dan kategori keempat bagi peserta berusia di atas 35 tahun.
Pembagian tersebut diharapkan memberi kesempatan kepada berbagai kelompok usia untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi sekaligus mengasah potensi di bidang musik.
Alfin menilai penyanyi dari daerah memiliki peluang untuk bersaing di tingkat yang lebih luas. Karena itu, Festival Pop Singer Banten diharapkan menjadi salah satu pintu bagi talenta lokal untuk memperkenalkan kemampuan mereka kepada khalayak yang lebih besar.
“Kami berharap perlombaan ini ke depannya tidak hanya di daerah, tetapi bisa sampai tingkat nasional. Saya yakin talenta-talenta di daerah juga tidak kalah bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.
Meski demikian, penyelenggaraan festival ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Alfin mengakui panitia belum menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah maupun sponsor.
Menurut dia, kegiatan tahun ini menjadi langkah awal untuk membangun rekam jejak penyelenggaraan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama Pemerintah Provinsi Banten.
“Untuk saat ini kami belum (bekerja sama dengan pemerintah daerah), karena ini ibaratnya baru percobaan untuk memantik kolaborasi dengan pemerintah, stakeholder, dan lainnya,” jelasnya.
Panitia berharap penyelenggaraan Festival Pop Singer Banten 2026 dapat menjadi modal untuk mengembangkan kegiatan serupa pada masa mendatang. Dukungan pemerintah dan pihak swasta dinilai berpotensi memperluas ruang pembinaan serta promosi bagi penyanyi berbakat dari Banten.
“Harapannya, ke depan kami bisa memiliki portofolio yang bagus dan menarik sehingga dapat mengajukan kolaborasi kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Banten,” pungkasnya.
Panitia mengajak masyarakat yang memiliki minat dan kemampuan bernyanyi untuk mengikuti kompetisi tersebut. Festival Pop Singer Banten 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 November, dengan babak grand final pada 28 November 2026 di Cafe Warna, kawasan Taman Sari, Kota Serang. (Red)





