kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNasionalNewsTeknoViral

Gubernur Banten Klaim Pertanian Modern Bisa Dongkrak Panen hingga 12,88 Ton/Ha

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
1 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Gubernur Andra Soni bersama Walikota Serang Budi Rustandi saat menghadiri panen menggunakan teknologi PM-AAS di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Bagikan

Kobsrnews.id, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni mendorong penerapan pertanian modern di seluruh sentra pertanian di wilayahnya. Salah satu metode yang didorong adalah Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS).

Andra menyebut penerapan metode tersebut dapat meningkatkan produktivitas padi hingga 12,88 ton per hektare. Angka itu lebih dari dua kali lipat dibanding hasil normal yang berada di kisaran 6 ton per hektare.

Hal tersebut disampaikan Andra saat menghadiri panen menggunakan teknologi PM-AAS di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (1/9/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Kepala Balai Besar Perakitan Modernisasi Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Harris Syahbuddin.

Andra mengatakan sejumlah kelompok tani di Kota Serang telah berhasil menerapkan pola tanam dan panen menggunakan teknologi PM-AAS. Menurutnya, metode tersebut berdampak pada peningkatan hasil panen sekaligus pendapatan petani.

- Advertisement -
Ad image

“Dengan menggunakan metode ini, para petani bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp49 juta per musim tanam dari setiap hektarenya. Artinya jika petani kita mempunyai lahan satu hektare saja, dengan pendapatan sebesar itu cukup sejahtera,” kata Andra.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Meski demikian, Andra meminta agar peningkatan pendapatan tersebut benar-benar dirasakan para petani. Dia tidak ingin data peningkatan kesejahteraan hanya terlihat di atas kertas.

“Bapak-bapak bener enggak angka-angka kenaikan itu?” tanya Andra kepada perwakilan kelompok tani yang hadir.

Para petani dari tujuh kelompok tani yang hadir serentak menjawab bahwa angka tersebut benar.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Andra kemudian mengatakan akan mengecek langsung kondisi para petani bersama Wali Kota Serang dan Kapolres Serang Kota.

- Advertisement -
Ad image

“Nanti saya bersama Wali Kota dan Kapolres Serang Kota akan mengecek langsung ke petaninya,” ujarnya.

Menurut Andra, penerapan PM-AAS dapat memperkuat ketahanan pangan Banten sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, dia menilai para petani tetap membutuhkan pendampingan, khususnya dalam mengoperasikan peralatan pertanian modern seperti drone.

“Saya minta para pendamping terus mengajarkan pengoperasian sejumlah peralatan itu kepada para petani kita sampai mahir dan bersertifikat. Sehingga ke depan bantuan peralatan baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota akan semakin banyak dan bisa difungsikan dengan baik oleh para petani kita,” jelasnya.

- Advertisement -
Ad image

Andra juga berkomitmen mempertahankan luas Lahan Baku Sawah (LBS) yang telah ditetapkan di sejumlah wilayah Banten. Pemprov Banten, kata dia, akan terus mengoptimalkan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian.

“Saya optimis dengan penerapan teknologi ini, Provinsi Banten akan semakin kuat sebagai daerah penyangga pangan nasional, bahkan berkontribusi menuju cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045,” ujarnya.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

100 Hektare Lahan Gunakan PM-AAS

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Banten Andry Polos mengatakan penerapan PM-AAS telah dilakukan pada lahan seluas 100 hektare. Lahan tersebut tersebar di tiga titik di Kecamatan Kasemen, yakni Kelurahan Margaluyu, Kilasah, dan Kasunyatan.

Para petani menggunakan bibit padi jenis Inpari 32. Program tersebut melibatkan tujuh kelompok tani dengan luasan masing-masing 12-25 hektare.

Ketujuh kelompok tani itu yakni Tani Bakti seluas 25 hektare, Sinar Pajar 13 hektare, Sri Asih 12 hektare, Sri Mekar 13 hektare, Sri Ambon 13 hektare, Sri Bunga Ambon Jaya 12 hektare, dan Masyarakat Guyub 12 hektare.

“Alhamdulillah, hasil tanam dari tiga titik itu cukup menggembirakan,” kata Andry.

Sementara itu, Statistisi Ahli Madya BPS Kota Serang Suhandi menjelaskan hasil produktivitas tersebut dihitung berdasarkan Survei Ubinan Tanaman Pangan. Petugas BPS mengukur petak sampel berukuran 2,5 x 2,5 meter di lahan sawah.

Dari sejumlah sampel, berat padi yang dihasilkan mencapai 8,05 kilogram. Hasil tersebut kemudian dikonversi menjadi produktivitas per hektare.

“Angka itu jika dikonversi ke dalam produktivitas sawah, dalam satu hektare dengan menggunakan metode PM-AAS bisa menghasilkan 12,88 ton,” katanya. (Red/Danu)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kabid Humas Polda Banten Ucapkan Selamat atas Kehadiran Kobarnews.id
Selanjutnya Perkuat Keamanan Berbasis Kolaborasi Warga, Kelurahan Rangkasbitung Barat Gelar Ronda Malam
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com