kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahKesehatanNewsViral

Kasus TBC di Lebak Capai 3.856, Dinkes Ingatkan Pentingnya Tuntaskan Pengobatan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
9 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Lebak, Rochmat Pujiraharjo.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 3.856 kasus tuberkulosis (TBC) telah ditemukan hingga 4 September 2026. Jumlah tersebut mencapai 64 persen dari estimasi kasus TBC di Kabupaten Lebak yang diperkirakan mencapai 5.999 kasus.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Rochmat Pujiraharjo, mengatakan pihaknya juga telah menemukan dan memeriksa 20.908 orang yang terduga TBC.

“Untuk kasus tuberkulosis di Kabupaten Lebak itu diperkirakan 5.999. Sampai dengan 4 September 2026, jumlah kasus TBC ditemukan sebanyak 3.856 atau 64 persen dari estimasi kasus TBC,” kata Rochmat kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, seseorang yang terduga TBC umumnya memiliki gejala khas berupa batuk berdahak selama dua minggu atau lebih. Gejala tersebut dapat disertai keringat pada malam hari tanpa aktivitas, penurunan berat badan, hingga berkurangnya nafsu makan.

- Advertisement -
Ad image

Dari total kasus TBC yang ditemukan, sebanyak 663 kasus merupakan TBC pada anak. Sementara itu, 37 kasus lainnya merupakan TBC resisten obat (TBC RO).

Baca Juga:

DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029
Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga
Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD

Rochmat menjelaskan TBC terbagi menjadi dua, yakni TBC sensitif obat dan TBC resisten obat. TBC RO merupakan kondisi ketika kuman TBC telah kebal terhadap obat antituberkulosis yang seharusnya digunakan untuk mengobati penyakit tersebut.

Salah satu penyebab TBC RO adalah pengobatan yang tidak tuntas atau tidak teratur. Pasien yang seharusnya menjalani pengobatan selama enam bulan terkadang menghentikan konsumsi obat setelah merasa gejalanya menghilang.

“Anggapan mereka, ketika gejalanya sudah hilang berarti sudah sembuh dan obat dihentikan. Padahal tidak seperti itu. Pengobatan harus tuntas selama enam bulan,” ujarnya.

Baca Juga:

Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia
Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup
Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api
Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029

Dia mengatakan pengobatan yang tidak tuntas dapat menyebabkan kuman TBC menjadi kebal terhadap obat. Kondisi tersebut juga dapat terjadi apabila pasien tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat.

- Advertisement -
Ad image

Untuk memutus rantai penularan TBC, Rochmat menekankan pentingnya pengobatan dilakukan sedini mungkin setelah seseorang terkonfirmasi positif TBC.

Selain itu, orang yang tinggal serumah dengan penderita TBC juga akan menjalani pemeriksaan. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tidak menderita TBC, mereka dapat diberikan obat pencegahan tuberkulosis (TPT), baik anak-anak maupun orang dewasa.

Dinkes Lebak juga melakukan penemuan kasus secara aktif di tengah masyarakat. Salah satunya melalui investigasi kontak dengan mengunjungi rumah penderita TBC untuk memeriksa anggota keluarga yang tinggal serumah.

- Advertisement -
Ad image

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kontak erat lainnya, seperti tetangga, teman kantor, maupun teman sekolah penderita.

“Kegiatan lainnya adalah tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG (Cek Kesehatan Gratis). Kegiatan ini dilakukan untuk menemukan TBC sedini mungkin pada populasi berisiko yang belum dilakukan investigasi kontak,” jelasnya.

Baca Juga:

KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan
Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten
Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD
Dua UMKM Lebak Tembus 16 Besar Jawara Banten, Bidik Tiket 10 Besar!

Dalam kegiatan CKG, masyarakat tidak hanya diperiksa terkait penyakit menular, tetapi juga penyakit tidak menular. Menurut Rochmat, kegiatan tersebut diharapkan sekaligus dapat mengurangi stigma masyarakat terhadap penyakit TBC.

“Peserta yang hadir akan dicek kondisi kesehatannya, baik itu penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Dengan kegiatan CKG ini juga kita menurunkan stigma di masyarakat tentang penyakit TBC itu sendiri,” katanya.

Imbauan Warga Saat Erupsi Anak Krakatau

Di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Lebak juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.

“Kami mengimbau agar masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah sehingga debu-debu ini bisa tersaring di masker, terutama untuk kegiatan di luar rumah,” kata Rochmat.

Dia berharap aktivitas erupsi tidak berlangsung berkepanjangan. Masyarakat juga diminta tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan, khususnya ketika beraktivitas di luar rumah.

“Mudah-mudahan dengan erupsi ini tidak berkelanjutan dan kalau kita melihat dari kondisi cuaca yang sekarang sudah membaik dibandingkan beberapa hari ke belakang,” pungkasnya. (Red/Hikmat)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Sanimas APBN 2026 Sasar 23 Rumah di Kumpay, Dorong Warga Bebas BABS
Selanjutnya Gubernur Banten Ajak Mahasiswa Melek Finansial di Era Digital
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26

Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal

Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak

Daerah Infrastruktur

Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen

Daerah Hukum

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Sasar 3 Titik

Daerah Hukum

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polisi Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Lebak

Daerah Inspirasi

Sepekan Digembleng, KUMALA Siapkan Kader Jadi Pemimpin Masa Depan

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com