Kobarnews.id, SERANG – Kegiatan milad ke-74 sekaligus malam keceran TTKKDH di wilayah Karang Asem, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Kegiatan tahunan tersebut dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, pengurus TTKKDH, para kasepuhan, serta masyarakat setempat, Kamis (10/9/2026) malam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Taktakan Rahmat, Babinsa Koramil, jajaran Polsek Taktakan, Ketua TTKKDH Banten yang diwakili Sekretaris Jenderal, Ketua DPC TTKKDH Taktakan, para kasepuhan, serta para tamu undangan dan warga Karang Asem.

Ketua pelaksana kegiatan, Sahri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu tamu undangan yang telah hadir dalam acara milad ke-74 dan keceran tahun ini. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal sehingga acara dapat berjalan lancar,” kata Sahri dalam sambutannya.
Menurut Sahri, kegiatan keceran TTKKDH merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Antusiasme warga Karang Asem juga disebut sangat tinggi. Hampir seluruh warga turut hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan rutin keceran ini setiap tahun dapat dilaksanakan. Wabil khusus warga Karang Asem, hampir 100 persen hadir untuk mengikuti acara rutin keceran TTKKDH,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan suasana yang semakin meriah dan penuh keberkahan.
“Harapannya, semoga acara malam keceran ini berjalan lancar, penuh keberkahan, dan tetap selalu dilaksanakan setiap tahunnya dengan lebih meriah lagi,” tutur Sahri.

Sementara itu, perwakilan keluarga besar Haji Maman Rizal, H. Wiwid, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri bagi dirinya. Ia mengenang perjuangan almarhum orang tuanya dalam membesarkan TTKKDH.
“Saya jadi ingat waktu masa kecil, ketika saya selalu ikut almarhum. Perjalanan almarhum selama menjadi ketua umum dan bagaimana orang tua saya membesarkan organisasi ini tidak terlepas dari perjuangan para kasepuhan,” kata Wiwid.
Menurutnya, perjuangan para kasepuhan dan orang tuanya menjadi bagian penting dalam perjalanan dirinya bersama TTKKDH.
“Perjuangan para kasepuhan adalah bagian dari diri saya. Bagaimanapun, saya tidak bisa terlepas dari amanah dan perjuangan orang tua saya,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Taktakan Rahmat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan milad dan keceran TTKKDH tersebut. Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat.
“Alhamdulillah, pada malam hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kemampuan untuk bisa hadir di tempat ini. Kita berkumpul dalam rangka tradisi dan ritual yang sakral,” ujar Rahmat dalam sambutannya.
Rahmat juga mengapresiasi kehadiran pengurus TTKKDH dari berbagai tingkatan, mulai dari pengurus pusat, DPW, hingga pengurus di tingkat kecamatan dan ranting.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, para pengurus TTKKDH selalu hadir. Ini membuktikan bahwa kami mendukung kegiatan tahunan yang dilaksanakan TTKKDH, khususnya di Kecamatan Taktakan,” katanya.
Selain menjadi bagian dari tradisi TTKKDH, kegiatan tersebut juga bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Rahmat mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Kita juga melaksanakan acara muludan. Mari kita mengingat dan terus berselawat kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam,” ucapnya.
Kegiatan milad ke-74 dan malam keceran tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme warga. Masyarakat Karang Asem tampak memenuhi lokasi kegiatan dan mengikuti rangkaian acara hingga selesai. (Red/Danu)




