kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInspirasiNewsViral

Pemprov Banten Dukung Eco Waste Group 1 Kopassus, Pengelolaan Sampah Diminta Dimulai dari Hulu

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
16 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung gerakan Eco Waste yang digagas Group 1 Kopassus. Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini masih menumpuk di hilir.

Apresiasi itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan saat mewakili Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah dalam Awarding Eco Waste di Bumi Perkemahan Taman Kopassus, Kota Serang, Sabtu (15/8/2026).

Wawan mengungkapkan, persoalan sampah di Banten sudah berada pada level yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025, timbulan sampah di Banten mencapai 8.126 ton per hari.

Ironisnya, dari jumlah tersebut, baru 13,4 persen atau sekitar 1.092 ton yang berhasil dikelola dengan baik.

- Advertisement -
Ad image

Sementara 46,4 persen atau sekitar 3.771 ton masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir (TPA) dengan metode open dumping. Sedangkan 40,2 persen atau sekitar 3.263 ton justru terbuang ke lingkungan melalui pembakaran terbuka dan pembuangan ilegal.

Baca Juga:

Kapolda Banten Turun ke Jalan, Ingatkan Pelajar: Jangan Jadi Gangster, Masa Depan Bukan di Jalanan!
ArenKula Nusantara Jadi Satu-satunya Wakil Lebak yang Masuk 10 Besar Jawara UMKM Banten 2026
Banjir Menghantui Lagi, Warga Permata Kasemen Tagih Janji Pengembang dan Desak Pemkot Serang Turun Tangan!
DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029

“Angka ini bukan sekadar statistik. Bayangkan, setiap hari ada lebih dari delapan ribu ton sampah yang harus kita kelola, angkut, pilah, olah, dan pastikan tidak mencemari lingkungan,” kata Wawan.

Menurut dia, persoalan sampah tidak akan pernah tuntas jika pola pengelolaannya masih mengandalkan cara lama: dikumpulkan, diangkut, lalu dibuang.

Pola tersebut, kata Wawan, hanya akan membuat beban TPA semakin berat, biaya pengangkutan membengkak, sekaligus membutuhkan lahan yang semakin luas.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga
Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD
Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia

“Angka 8.126 ton per hari harus menjadi alarm bagi kita semua. Ini persoalan bersama. Setiap hari kita memproduksi sampah, maka setiap hari pula kita harus bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan,” tegasnya.

- Advertisement -
Ad image

Karena itu, Wawan menilai penanganan sampah harus dimulai dari sumbernya, bukan hanya mengandalkan penyelesaian di hilir. Rumah tangga, lingkungan, desa, kelurahan, pasar, hingga berbagai sumber sampah lainnya harus menjadi bagian dari sistem pengelolaan.

Pemprov Banten pun mendorong setiap desa dan kelurahan membangun sistem pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Eco Waste diharapkan menjadi gerakan bersama untuk mengubah perilaku, mengedukasi masyarakat, membangun ekonomi sirkular, memperkuat kolaborasi, dan memastikan generasi mendatang menerima lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad image

Libatkan 11 Desa Binaan

Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana Eco Waste Ariani Damayanti mengatakan, program Desa Berkelanjutan di Provinsi Banten melibatkan desa-desa dari berbagai daerah.

Baca Juga:

Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup
Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api
Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029
KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan

Khusus 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus, perlombaan dilakukan secara langsung. Sedangkan desa-desa di luar wilayah binaan mengikuti perlombaan dengan mengunggah video melalui akun media sosial Aliansi Satu Aksi.

Tak hanya perlombaan, pihaknya juga menggelar workshop di Taman Group 1 Kopassus. Kegiatan tersebut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai metode pengolahan sampah.

Di antaranya pembuatan komposter, biopori, rumah maggot, pekarangan ayam, hingga penggunaan rocket stove.

“Untuk 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus sudah membuat pengolahan sampah yang akan dimonitoring oleh setiap batalion,” kata Ariani.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengelolaan sampah dari tingkat desa dan rumah tangga diharapkan menjadi kebiasaan baru yang mampu mengurangi sampah yang berakhir di TPA sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Gubernur Andra Soni Kukuhkan 50 Anggota Paskibraka Banten
Selanjutnya Camat Kalanganyar Kukuhkan 31 Anggota Paskibra 2026, Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten

Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD

Dua UMKM Lebak Tembus 16 Besar Jawara Banten, Bidik Tiket 10 Besar!

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal

Daerah Nasional

Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

Daerah Nasional

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029

Daerah Ekbis

458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak

Daerah Infrastruktur

Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com