kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInspirasiNewsViral

Pemprov Banten Dukung Eco Waste Group 1 Kopassus, Pengelolaan Sampah Diminta Dimulai dari Hulu

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
16 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung gerakan Eco Waste yang digagas Group 1 Kopassus. Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini masih menumpuk di hilir.

Apresiasi itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan saat mewakili Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah dalam Awarding Eco Waste di Bumi Perkemahan Taman Kopassus, Kota Serang, Sabtu (15/8/2026).

Wawan mengungkapkan, persoalan sampah di Banten sudah berada pada level yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025, timbulan sampah di Banten mencapai 8.126 ton per hari.

Ironisnya, dari jumlah tersebut, baru 13,4 persen atau sekitar 1.092 ton yang berhasil dikelola dengan baik.

- Advertisement -
Ad image

Sementara 46,4 persen atau sekitar 3.771 ton masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir (TPA) dengan metode open dumping. Sedangkan 40,2 persen atau sekitar 3.263 ton justru terbuang ke lingkungan melalui pembakaran terbuka dan pembuangan ilegal.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

“Angka ini bukan sekadar statistik. Bayangkan, setiap hari ada lebih dari delapan ribu ton sampah yang harus kita kelola, angkut, pilah, olah, dan pastikan tidak mencemari lingkungan,” kata Wawan.

Menurut dia, persoalan sampah tidak akan pernah tuntas jika pola pengelolaannya masih mengandalkan cara lama: dikumpulkan, diangkut, lalu dibuang.

Pola tersebut, kata Wawan, hanya akan membuat beban TPA semakin berat, biaya pengangkutan membengkak, sekaligus membutuhkan lahan yang semakin luas.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

“Angka 8.126 ton per hari harus menjadi alarm bagi kita semua. Ini persoalan bersama. Setiap hari kita memproduksi sampah, maka setiap hari pula kita harus bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan,” tegasnya.

- Advertisement -
Ad image

Karena itu, Wawan menilai penanganan sampah harus dimulai dari sumbernya, bukan hanya mengandalkan penyelesaian di hilir. Rumah tangga, lingkungan, desa, kelurahan, pasar, hingga berbagai sumber sampah lainnya harus menjadi bagian dari sistem pengelolaan.

Pemprov Banten pun mendorong setiap desa dan kelurahan membangun sistem pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Eco Waste diharapkan menjadi gerakan bersama untuk mengubah perilaku, mengedukasi masyarakat, membangun ekonomi sirkular, memperkuat kolaborasi, dan memastikan generasi mendatang menerima lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad image

Libatkan 11 Desa Binaan

Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana Eco Waste Ariani Damayanti mengatakan, program Desa Berkelanjutan di Provinsi Banten melibatkan desa-desa dari berbagai daerah.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

Khusus 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus, perlombaan dilakukan secara langsung. Sedangkan desa-desa di luar wilayah binaan mengikuti perlombaan dengan mengunggah video melalui akun media sosial Aliansi Satu Aksi.

Tak hanya perlombaan, pihaknya juga menggelar workshop di Taman Group 1 Kopassus. Kegiatan tersebut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai metode pengolahan sampah.

Di antaranya pembuatan komposter, biopori, rumah maggot, pekarangan ayam, hingga penggunaan rocket stove.

“Untuk 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus sudah membuat pengolahan sampah yang akan dimonitoring oleh setiap batalion,” kata Ariani.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengelolaan sampah dari tingkat desa dan rumah tangga diharapkan menjadi kebiasaan baru yang mampu mengurangi sampah yang berakhir di TPA sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Gubernur Andra Soni Kukuhkan 50 Anggota Paskibraka Banten
Selanjutnya Camat Kalanganyar Kukuhkan 31 Anggota Paskibra 2026, Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com