Kobarnews.id, LEBAK – Prestasi gemilang ditorehkan Shaffa Ainun Mardiyah, siswi kelas XI SMA Terpadu Al-Qudwah, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam Olimpiade Sains Garuda 2.0 (OSG 2.0) tingkat SMA Provinsi Banten 2026, Shaffa sukses memborong dua gelar sekaligus.
Ia keluar sebagai Juara 1 bidang Ekonomi dan Juara 2 bidang Bahasa Inggris. Tak berhenti di podium, Shaffa juga dinyatakan lolos untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
Capaian tersebut terbilang istimewa. Pasalnya, Shaffa mampu bersaing di dua bidang studi sekaligus dalam ajang olimpiade tingkat Provinsi Banten.
OSG Garuda 2.0 merupakan kompetisi sains berbasis online yang diikuti peserta dari berbagai jenjang, mulai SD, SMP hingga SMA. Untuk jenjang SMA, sejumlah bidang yang diperlombakan antara lain Matematika, Biologi, Bahasa Inggris, Ekonomi, Fisika, Kimia, Geografi, Pendidikan Kewarganegaraan, Sejarah, Sosiologi, Bahasa Indonesia dan Akuntansi.
Prestasi ganda Shaffa menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMA Terpadu Al-Qudwah. Apalagi, prestasi itu ditorehkan saat dirinya masih duduk di bangku kelas XI.
Kepala SMA Terpadu Al-Qudwah, Resiana, mengapresiasi capaian yang diraih anak didiknya tersebut.
Menurutnya, prestasi Shaffa bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga harus menjadi pemacu untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
“Selamat atas prestasinya! Semoga kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Tetap rendah hati dan terus harumkan nama SMATA,” ujar Resiana kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).
Resiana berharap keberhasilan Shaffa juga bisa menular kepada siswa lainnya. Terutama untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan menggali potensi yang dimiliki.
“Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang,” katanya.
Dalam persiapan menghadapi kompetisi, Shaffa mendapat pendampingan dari guru pembimbing di masing-masing bidang. Untuk bidang Ekonomi, ia dibimbing Ani Utami, S.Akun. Sedangkan Bahasa Inggris mendapat bimbingan Irma Hidayah, S.Pd.
Menariknya, Shaffa mengaku tidak memiliki pola belajar khusus untuk menghadapi kompetisi tersebut. Ia tetap belajar seperti biasa sembari mengatur waktu untuk mendalami dua bidang yang diikutinya.
“Bisa dapat dua kategori, gimana bagi waktunya? Belajar seperti biasa saja. Saya menyukai mapelnya,” ujar Shaffa.
Menurut Shaffa, rasa suka terhadap mata pelajaran menjadi salah satu kunci. Ketika menyukai bidang yang dipelajari, memahami materi dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi terasa lebih ringan.
Prestasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa kemampuan siswa tak harus terpaku pada satu bidang akademik. Dengan kemauan belajar, konsistensi dan dukungan guru, siswa bisa mengembangkan potensi di lebih dari satu bidang.
Kini, setelah sukses meraih Juara 1 Ekonomi dan Juara 2 Bahasa Inggris tingkat Provinsi Banten, Shaffa bersiap menghadapi tantangan berikutnya di tingkat nasional.
Semoga kiprahnya di level nasional kembali membuahkan prestasi dan membawa nama SMA Terpadu Al-Qudwah serta Kabupaten Lebak semakin harum. (Red/Dian)




