kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInspirasiViral

Widy Ferdian: Dari Pertanian hingga Kepemimpinan Muda, Menanam Harapan untuk Lebak

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
21 Agustus 2026
Bagikan
6 menit baca
Bagikan

Oleh: Dian Wahyudi – Wartawan Kobarnews.id

LEBAK – Bagi Widy Ferdian, pembangunan Kabupaten Lebak bukan sekadar soal angka pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, atau besarnya anggaran. Di balik setiap kebijakan, ada kehidupan masyarakat yang harus diperkuat dan masa depan generasi muda yang perlu dipersiapkan.

Sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, S.P., M.A., memandang sektor pertanian sebagai salah satu pintu utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Widy, pertanian bukan hanya tentang sawah dan hasil panen. Sektor ini berkaitan dengan kehidupan petani, peternak, nelayan, pelaku usaha kecil, hingga keluarga yang menggantungkan penghasilan dari sumber daya alam di sekitarnya.

- Advertisement -
Ad image

“Setiap tahun sektor pertanian menjadi andalan utama karena menyumbang PDRB terbesar hingga mencapai 27,69 persen. Kami optimistis sektor pertanian itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Widy.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lebak menempatkan pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan. Penguatan dilakukan tidak hanya pada tanaman pangan, tetapi juga perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Pada 2026, sejumlah program diarahkan untuk memperkuat fondasi sektor tersebut. Di antaranya rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, bantuan sarana produksi dan prasarana pertanian, distribusi pestisida, pembinaan kelompok tani, hingga peningkatan bimbingan teknis budidaya pangan.

Di sektor peternakan, kelompok peternak rakyat diarahkan mendapatkan bantuan benih domba yang diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Sementara di bidang perikanan, kelompok pembudidaya ikan air tawar memperoleh bantuan benih lele, ikan mas, dan nila.

- Advertisement -
Ad image

Bagi Widy, berbagai program tersebut harus bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak menekan angka kemiskinan sekaligus mendukung penghapusan kemiskinan ekstrem.

Aglomerasi Harus Jadi Kerja Nyata

Widy menyadari tantangan pembangunan Lebak tidak bisa diselesaikan hanya melalui satu sektor maupun satu wilayah.

- Advertisement -
Ad image

Pandangan itu pula yang ia sampaikan saat berbicara mengenai pembangunan kawasan aglomerasi.

Dalam Seminar Nasional Sustainable Aglo-City Summit 2026 bertema “Integrated Growth, Connecting Regions, Sustaining The Future”, Widy menegaskan aglomerasi tidak boleh berhenti sebagai konsep kelembagaan.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

Menurutnya, gagasan menghubungkan sejumlah wilayah harus diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Aglomerasi tidak cukup hanya dibentuk secara kelembagaan, tetapi harus dilanjutkan dengan langkah nyata di sektor-sektor strategis, seperti pengelolaan sampah,” katanya.

Persoalan lingkungan, pertumbuhan kawasan perkotaan, hingga pelayanan publik merupakan tantangan yang, menurut Widy, membutuhkan kerja bersama.

“Kolaborasi antar daerah menjadi kunci, karena banyak persoalan yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh satu wilayah,” ucapnya.

Baginya, masa depan Lebak tidak hanya ditentukan oleh apa yang dibangun pemerintah hari ini, tetapi juga oleh kualitas manusia yang akan melanjutkan pembangunan tersebut.

Menanam Karakter di Sekolah

Perhatian Widy terhadap pembangunan tidak berhenti pada perencanaan. Ia juga menaruh perhatian pada generasi muda sebagai bagian penting dari masa depan Lebak.

Di hadapan sekitar 100 siswa Sekolah Rakyat, Widy berbicara mengenai kepemimpinan. Ia tidak memaknai kepemimpinan sekadar sebagai kemampuan menduduki jabatan, melainkan keberanian untuk bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Kepemimpinan sejati lahir dari karakter. Integritas, pengetahuan, kemampuan berkomunikasi, dan sikap amanah adalah fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap calon pemimpin,” ujar Widy.

Ia mengingatkan para siswa bahwa seorang pemimpin tidak lahir secara instan. Karakter dibentuk melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Pemimpin besar tidak selalu dimulai dari langkah besar. Ia tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Dari sana, Widy memperkenalkan gagasan action leadership, yakni kepemimpinan yang tidak berhenti pada rencana dan wacana, tetapi diwujudkan melalui tindakan.

“Anak-anak muda hari ini harus berani bertindak. Bukan hanya pintar menyusun rencana, tetapi juga mampu mengeksekusi ide, memimpin perubahan, dan memberi teladan bagi lingkungannya,” tegasnya.

Lebak Hegar Dimulai dari Hal Sederhana

Ada pesan lain yang dititipkan Widy kepada para siswa, yakni pentingnya menjaga lingkungan.

Ia mengajak generasi muda menjadi pelopor “Lebak Hegar” dengan menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan sehat. Menurutnya, gerakan tersebut tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar.

“Mulailah dari sekolah, dari rumah, dan dari diri sendiri. Jika generasi muda peduli pada lingkungan, maka Lebak Hegar bukan sekadar slogan, tetapi menjadi budaya,” ucapnya.

Pesan tersebut terlihat sederhana, tetapi memiliki makna penting. Sebab, pembangunan berkelanjutan pada akhirnya dimulai dari perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Widy berharap lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga karakter, kemampuan beradaptasi, keberanian menyelesaikan masalah, dan daya saing.

“Sekolah Rakyat disiapkan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan kepemimpinan,” pungkasnya.

Bagi Widy Ferdian, pembangunan Lebak ibarat sebuah proses menanam.

Pemerintah menanam melalui kebijakan pertanian, pembangunan infrastruktur, dan penguatan ekonomi. Masyarakat menanam melalui kerja dan kemandirian. Sementara generasi muda menanam masa depan melalui pendidikan, karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Semua bermuara pada cita-cita yang sama: menghadirkan Lebak yang RUHAY–Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin.

Bagi seorang perencana pembangunan seperti Widy, keberhasilan bukan hanya ketika program selesai dilaksanakan. Lebih dari itu, keberhasilan terlihat ketika manfaat program benar-benar tumbuh dan dirasakan dalam kehidupan masyarakat. (*)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Keraton UMKM Lebak Ruhay Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Penguatan Ekonomi Lokal
Selanjutnya Gubernur Banten Andra Soni Raih Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com