kobarnews.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahEkbisNasionalNewsPendidikanViral

Hari Kebudayaan 2026 Digelar di Banten, Angkat Seni Tradisi hingga UMKM Budaya

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
19 Oktober 2026
Bagikan
5 menit baca
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dindikbud Provinsi Banten Rohaendi.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menggelar peringatan Hari Kebudayaan pada 17 Oktober 2026 di Taman Surosowan, Kota Serang. Kegiatan ini menampilkan beragam kesenian tradisional, permainan rakyat, hingga produk UMKM berbasis kebudayaan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Rohaendi, mengatakan peringatan Hari Kebudayaan tahun ini dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia sesuai arahan Menteri Kebudayaan.

“Tahun lalu, perayaan Hari Kebudayaan Nasional hanya dilaksanakan di satu tempat, kalau tidak salah di Yogyakarta. Tahun ini, Menteri Kebudayaan bersurat kepada gubernur agar Hari Kebudayaan dirayakan di seluruh provinsi,” kata Rohaendi kepada wartawan, Senin (19/10/2026) di ruang kerjanya.

- Advertisement -
Ad image

Rohaendi menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Gubernur Banten Andra Soni setelah menerima informasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan. Gubernur Andra Soni kemudian memberikan dukungan melalui testimoni ucapan selamat Hari Kebudayaan yang ditayangkan melalui layar LED dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Peringatan Hari Kebudayaan di Banten mengusung tema ‘Budaya Hidup Indonesia Berdaya: Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah’. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Balai Pelestarian Kebudayaan sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Kebudayaan dengan Dindikbud Provinsi Banten, khususnya Bidang Kebudayaan.

Taman Surosowan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu kawasan yang berada di sebelah utara Keraton Surosowan, Banten.

“Kami memberdayakan sanggar-sanggar yang ada di Provinsi Banten. Tidak hanya menampilkan kesenian, kami juga mengangkat warisan budaya takbenda yang telah dikurasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan,” ujarnya.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital
Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia hadir di acara Hari Kebudayaan di Kota Serang.

Sejumlah komunitas dan pelaku budaya turut memeriahkan acara tersebut. Di antaranya Rempah Kaibon, komunitas yang mengolah berbagai rempah lokal menjadi minuman jamu, serta perajin gerabah Bumijaya dari Ciruas Kota Serang.

- Advertisement -
Ad image

Selain itu, pengunjung dapat mengenal beragam produk dan aktivitas berbasis kebudayaan, seperti wayang plastik, gerabah, serta permainan tradisional. Pelibatan komunitas tersebut bertujuan memberikan ruang bagi pelaku budaya untuk memperkenalkan karya dan tradisi mereka kepada masyarakat.

Tampilkan Tari Tradisional hingga Wayang

Beragam pertunjukan seni turut menjadi bagian dari perayaan Hari Kebudayaan di Banten. Di antaranya Tari Ngalang Banten yang dibawakan Asosiasi Seni Tari Indonesia Provinsi Banten, serta tarian yang terinspirasi dari permainan tradisional oleh komunitas Kampung Pekijing, Taktakan, Kota Serang.

- Advertisement -
Ad image

Panggung kebudayaan juga diisi penampilan Sanggar Si Baduy dari Kabupaten Serang, Sajian lagu-lagu daerah oleh Sanggar Pamanah Rasa dari Pandeglang, serta pertunjukan Wayang Nganjor dari Pandeglang.

Pertunjukan Wayang Plastik turut menjadi perhatian dalam acara tersebut. Seorang dalang perempuan yang disebut sebagai dalang wanita pertama di Banten ikut hadir memeriahkan kegiatan.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Rohaendi menyebut antusiasme penonton semakin meningkat seiring berjalannya acara. Bahkan, jumlah pengunjung disebut semakin ramai hingga malam hari.

Selain pertunjukan seni, rangkaian kegiatan juga diisi aksi bersih-bersih cagar budaya di Benteng Speelwijk. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh komunitas drone di Kota Serang sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian situs bersejarah.

Sejumlah pejabat dan pegiat kebudayaan turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, tokoh budaya Banten H. Embay Mulyasatif, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Banten, serta para pejabat bidang kebudayaan dari Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak.

Dari Dindikbud Provinsi Banten, hadir Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten, Kepala Bidang Kebudayaan, serta jajaran staf Bidang Kebudayaan.

Jadi Momentum Evaluasi Kebudayaan Banten

Rohaendi berharap peringatan Hari Kebudayaan dapat menjadi agenda berkelanjutan sekaligus momentum evaluasi terhadap perkembangan kebudayaan di Provinsi Banten.

Menurutnya, peringatan tersebut tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi tolok ukur pelaksanaan pembinaan dan perlindungan kebudayaan di daerah.

“Ke depan, Hari Kebudayaan harus menjadi evaluasi, penyemangat, sekaligus tolok ukur perkembangan pembinaan dan perlindungan kebudayaan di setiap provinsi,” tuturnya.

Dia menambahkan, penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya perlu direncanakan lebih matang dengan melibatkan berbagai pihak yang berkaitan dengan sektor kebudayaan.

Terlebih, peringatan Hari Kebudayaan yang berlangsung pada 17 Oktober 2026 berdekatan dengan hari jadi Provinsi Banten 5 Oktober 2026. Menurut Rohaendi, momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian dan kinerja sektor kebudayaan di Banten.

“Dengan perencanaan yang lebih matang dan keterlibatan seluruh pihak, kami berharap peringatan Hari Kebudayaan ke depan bisa semakin berdampak bagi pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Provinsi Banten,” pungkasnya. (Red/Ris)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Wali Kota Serang Kejar Realisasi Program Unggulan, Penataan Kota Jadi Prioritas
Selanjutnya DPRD Lebak Setujui Raperda APBD 2027, Aspirasi Warga Jadi Prioritas
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com