Kobarnews.id, LEBAK – Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Banten menggelar pelatihan sertifikasi bagi pemandu wisata gunung di Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, standar profesionalisme, serta keselamatan pemandu dalam melayani wisatawan.
Pelatihan yang digelar pada Jumat (16/10/2026) itu diikuti 20 peserta yang berasal dari Provinsi Banten dan sejumlah daerah di luar Banten.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, DR. Yosep Mohamad Holis, S.Hut., M.T., M.Sc., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Rohaendi, S.Pd., M.Par., Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Yosep memberikan motivasi kepada para peserta mengenai perkembangan industri pariwisata, khususnya peluang bisnis yang dapat dikembangkan dari sektor tersebut.
Menurutnya, pariwisata merupakan sektor yang terus berkembang dan memiliki potensi besar untuk membuka peluang usaha. Karena itu, pemandu wisata gunung perlu memiliki kompetensi sesuai standar agar mampu bersaing sekaligus memberikan pelayanan berkualitas kepada wisatawan.
Yosep juga memaparkan potensi dan proyeksi pengembangan pariwisata di Kabupaten Lebak. Potensi wisata alam, budaya, hingga wisata buatan dinilai perlu dikelola secara optimal untuk mendukung kemajuan pariwisata daerah.
Dia menegaskan, pengembangan destinasi wisata harus diimbangi dengan ketersediaan pemandu yang kompeten, tersertifikasi, dan mengutamakan aspek keselamatan.
“Melalui pelatihan sertifikasi ini, para peserta diharapkan semakin siap memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional kepada wisatawan,” ujar Yosep.
Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Lebak.
“Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi memajukan pariwisata daerah,” pungkasnya. (Red/Dian)




