kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaKobar ManiaViral

Murak Kadu di Tengah Kembara, Saat Durian Menyatukan Persaudaraan Kader PKS Banten Barat

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
16 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Senja turun perlahan di Kampung Pariuk Nangkub, Desa Cinangka, Kabupaten Serang, Sabtu (15/8/2026). Di tengah hamparan tenda peserta Kemah Bakti Bela Negara (Kembara) PKS Banten Barat, puluhan durian dibelah dan dinikmati bersama.

Aroma khas durian seketika memenuhi udara. Tawa dan obrolan pun pecah. Peserta, panitia, hingga pemateri duduk melingkar, saling menyodorkan durian dan berbagi cerita. Tradisi murak kadu itu sontak menjadi salah satu momen paling hangat dalam rangkaian Kembara.

Sekitar 200 peserta dari Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang mengikuti Kembara selama tiga hari, 14-16 Agustus 2026. Selain pembinaan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan, agenda diisi hiking, outbound, diskusi, hingga permainan kolaboratif.

Namun, di antara sederet kegiatan tersebut, murak kadu justru menghadirkan suasana paling cair. Tak ada sekat antara peserta dan pemateri. Semua membaur dalam satu lingkaran.

- Advertisement -
Ad image

Sanuji Pentamarta, salah satu pemateri kepemimpinan, mengatakan murak kadu bukan sekadar tradisi menikmati buah musiman. Menurut dia, ada pesan kepemimpinan dan kebersamaan yang bisa dipetik dari kegiatan sederhana tersebut.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

“Kepemimpinan itu bukan hanya soal bagaimana kita menyampaikan gagasan, tetapi juga bagaimana kita membangun kebersamaan. Murak kadu menjadi contoh sederhana bahwa kebersamaan, gotong royong, dan berbagi dapat memperkuat hubungan antarsesama.” ujarnya.

Sanuji menilai kebersamaan yang lahir dari aktivitas sederhana justru kerap menjadi fondasi kuat dalam membangun organisasi.

Karena itu, dia mengajak peserta menikmati setiap momen selama Kembara sebagai bagian dari proses memperkuat diri sekaligus persaudaraan.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal
Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda

“Mari kita nikmati kebersamaan kita dalam Kembara ini sebagai ajang penguatan dan kebersamaan.” katanya.

- Advertisement -
Ad image

Dia juga berharap murak kadu tak berhenti sebagai agenda makan bersama. Tradisi tersebut, kata dia, dapat menjadi simbol persaudaraan yang dibawa peserta setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Mari kita jadikan murak kadu bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, dan merawat semangat kebersamaan.” tegas Sanuji.

Bagi Gugun, peserta asal Kabupaten Lebak, murak kadu merupakan salah satu momen yang paling ditunggu setiap mengikuti kegiatan perkemahan.

- Advertisement -
Ad image

“Kegiatan berkemah ini luar biasa, mulai dari pembinaan fisik sampai ruhiyah, apalagi momen kebersamaan dalam murak kadunya. Rasanya sederhana, tetapi justru di situ kita merasa benar-benar dekat satu sama lain.” ungkapnya.

Selama tiga hari, peserta tinggal di alam terbuka, mendirikan tenda, memasak secara mandiri, serta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan semangat gotong royong.

Baca Juga:

Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah
Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Materi wawasan kebangsaan dari unsur TNI, hiking, outbound, serta permainan kolaboratif turut melengkapi pengalaman para peserta.

Tetapi ketika durian kembali dibelah di penghujung hari, Kembara seolah menemukan makna yang lebih sederhana dan manusiawi: berbagi.

Di balik kulit durian yang keras, ada pelajaran tentang saling mendekat, menyodorkan bagian terbaik, dan menikmati sesuatu secara bersama-sama.

Murak kadu pun bukan lagi sekadar soal durian. Ia menjadi simbol bagaimana persaudaraan dibangun—tanpa sekat, tanpa jarak, dan tanpa perlu forum resmi.

Di tengah alam terbuka Kampung Pariuk Nangkub, tawa dan obrolan para peserta menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tak selalu lahir dari pidato panjang atau rapat berjam-jam.

Kadang, persaudaraan tumbuh dari satu durian yang dibelah bersama, tangan yang saling berbagi, dan tawa yang mengalir apa adanya.

Sederhana, tetapi justru di situlah kebersamaan menemukan maknanya. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya SMAN 1 Banjarsari Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Lantik Pengurus PMR Wira
Selanjutnya Gempa Guncang NTT, Sejumlah Bangunan Rusak dan 2 Orang Meninggal
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com