Kobarnews.id, LEBAK – Pameran Harkop Harnas UMKM 2026 Kabupaten Lebak mulai menyedot perhatian masyarakat. Memasuki malam Minggu, Sabtu (22/8/2026), sejumlah stan UMKM terlihat ramai didatangi pengunjung.
Pameran yang berlangsung 21–25 Agustus 2026 ini mengusung tema “Koperasi Berdaya dan UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi.” Kegiatan digelar di arena pameran Kabupaten Lebak.
Pantauan sekitar pukul 20.30 WIB, pengunjung mulai memadati sejumlah stan. Produk pakaian menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian dan terlihat menjadi magnet bagi warga yang datang.
Suasana kian semarak dengan penampilan musik live di panggung hiburan. Kehadiran hiburan tersebut membuat masyarakat betah berkeliling dan menghabiskan waktu di area pameran.
Meski mulai ramai, geliat pengunjung di arena pameran masih belum sebanding dengan keramaian di sejumlah ruang publik di sekitarnya. Alun-alun Lebak dan kawasan Balong Ranca Indah, misalnya, tampak lebih dipadati masyarakat pada malam Minggu.
Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, S.IP., M.Si., mengatakan pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Menurut Imam, kegiatan bukan sekadar ajang jual-beli. Pameran menjadi ruang promosi sekaligus upaya mengangkat produk unggulan lokal Lebak agar memiliki pasar lebih luas.
“Ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah dengan pelaku usaha serta masyarakat. Kita mengusung dan mengangkat produk lokal, salah satunya gula aren, agar bisa go global,” ujar Imam.
Tak hanya pelaku UMKM, Pameran Harkop Harnas juga diramaikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kehadiran koperasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Imam mengatakan, KDMP merupakan salah satu program strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa melalui kelembagaan koperasi dan pengembangan potensi ekonomi lokal.
“Di pameran juga hadir Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi di tingkat desa,” katanya.
Pameran Harkop Harnas UMKM 2026 sekaligus menjadi etalase bagi beragam produk koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak. Produk lokal diperkenalkan langsung kepada masyarakat sebagai calon konsumen.
Selain memperluas promosi dan pemasaran, kegiatan ini diharapkan mampu membuka jejaring baru bagi pelaku usaha, memacu inovasi, serta memperkuat hubungan antara koperasi, UMKM, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pameran masih berlangsung hingga 25 Agustus 2026. Para pelaku UMKM diharapkan bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat daya tarik produk, meningkatkan kualitas kemasan dan inovasi, serta membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ke luar daerah hingga pasar global. (Dian)




