Kobarnews.id, LEBAK – Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, memperkuat keamanan lingkungan melalui ronda malam. Kegiatan ini digelar setiap dua minggu sekali dengan lokasi yang bergiliran di 10 RW.
Ronda malam tidak hanya melibatkan pemerintah kelurahan, tetapi juga unsur kewilayahan dan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian serta kebersamaan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Lurah Rangkasbitung Barat, Dede Rucky, mengatakan ronda malam digelar secara bergiliran agar seluruh RW mendapat perhatian.
“Ronda malam ini kita lakukan setiap dua minggu sekali dan lokusnya bergiliran di setiap RW. Jadi, dari 10 RW yang ada, semuanya mendapat perhatian,” ujar Dede saat melakukan monitoring ronda malam di RW 03, Kampung Leuwikaung, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Senin malam (31/8/2026).
Menurut Dede, kegiatan tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, tokoh masyarakat, hingga warga.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi kesadaran bersama masyarakat.
“Yang kita bangun adalah kebersamaan. Ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, tokoh masyarakat dan warga. Dengan kolaborasi ini, kita berharap lingkungan semakin aman dan warga semakin peduli terhadap kondisi di sekitarnya,” katanya.
Selain keamanan, Kelurahan Rangkasbitung Barat juga mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui Gerakan Jumat Bersih Kota.
Program tersebut dikolaborasikan dengan Gerakan Bersih-Bersih Warga (Gebrak), yang menjadi inovasi pendamping dalam pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih.
Dede mengatakan Gebrak diharapkan dapat membuat kegiatan kebersihan tidak sekadar menjadi agenda rutin pemerintah setiap Jumat, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat.
“Jumat Bersih kita kolaborasikan dengan Gebrak. Ini merupakan inovasi pendampingan agar gerakan bersih-bersih tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan warga,” tuturnya.
Menurutnya, keamanan dan kebersihan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan permukiman yang nyaman. Karena itu, kelurahan terus mendorong keterlibatan masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan lingkungan.
Ronda malam yang digelar bergiliran di setiap RW juga menjadi sarana komunikasi antara pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan lingkungan diharapkan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
Dede berharap pola kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat tersebut dapat terus dipertahankan dan diperkuat.
“Dengan keterlibatan masyarakat, keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan di Rangkasbitung Barat diharapkan tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama dari warga, oleh warga dan untuk warga,” pungkasnya. (Red/Dian)




