Kobarnews.id, LEBAK – M. Arif Kirdiat dari Relawan Kampung mendampingi Nanik Sudaryati Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam kunjungan pribadi ke kawasan Baduy Dalam, Kabupaten Lebak.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus mendengar langsung keluh kesah masyarakat Baduy.
Kepada wartawan, Arif menceritakan bahwa sebelum kunjungan dilakukan, dirinya terlebih dahulu menginformasikan rencana kehadiran Nanik kepada Jaro Baduy Dalam melalui Panggiwa.
“Rencana kehadiran beliau saya informasikan terlebih dahulu kepada Jaro Baduy Dalam melalui Panggiwa,” ujar Arif kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Nanik dan Arif mendapat pendampingan dari Kolot Desa Pak Kemik dan Panggiwa Enip.
Menurut Arif, rombongan kemudian berkunjung ke Kampung Cikeusik, Baduy Dalam. Namun, perjalanan hanya sampai di tapal batas karena kondisi kaki Nanik yang masih dalam tahap pemulihan.
“Kami berkunjung ke Kp Cikeusik Baduy Dalam walaupun hanya tiba di tapal batas karena alasan kesehatan kaki Mbak Naniek yang tidak cukup kuat untuk naik turun perbukitan karena sedang tahap pemulihan,” jelas Arif.
Meski demikian, kunjungan berlangsung dalam suasana hangat. Arif menuturkan, Jaro Alim bahkan telah menyiapkan durian yang berasal dari pohon miliknya untuk menyambut kedatangan Nanik.
“Ternyata Pak Jaro Alim sudah menyiapkan durian dari pohon milik beliau,” tutur Arif.
Setelah dari Cikeusik, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Nangerang. Dalam kesempatan itu, Nanik membawa oleh-oleh berupa sarung untuk warga.
Arif juga menceritakan satu kejadian spontan ketika mereka berkunjung ke rumah Pak RT Ardi di Nangerang. Di rumah tersebut, mereka melihat foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin masih terpajang.
“Sontak Mbak Naniek langsung meminta agar foto tersebut diganti,” kata Arif.
Namun, menurut Arif, hal yang lebih penting dari kunjungan tersebut adalah kesempatan mendengar secara langsung berbagai persoalan yang disampaikan para kasepuhan Baduy.
Arif menyebut sejumlah keluh kesah warga berkaitan dengan infrastruktur jalan, perhatian terhadap kesehatan, serta hasil panen.
“Keluh kesah warga Baduy terkait infrastruktur jalan, perhatian kesehatan dan hasil panen langsung diutarakan oleh para kasepuhan Baduy,” ungkapnya.
Arif berharap aspirasi yang disampaikan para kasepuhan tersebut dapat diteruskan sehingga mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
“Semoga aspirasi warga Baduy bisa tersampaikan ke Pak Presiden Prabowo Subianto,” harap Arif.
Bagi Arif, pertemuan langsung dengan masyarakat Baduy memberikan gambaran mengenai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Aspirasi tersebut, menurutnya, penting untuk didengar karena disampaikan langsung oleh para kasepuhan yang memahami kondisi masyarakat dan lingkungan adatnya.
Kunjungan pribadi Nanik pun berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban. Selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi serta harapan mereka. (Dian)




