kobarnews.id
Selasa, 3 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahPendidikanTeknoViral

Pemprov Banten dan ICN Gaspol Lawan Hoaks, Kreator Konten Diajak Jadi Garda Terdepan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
9 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Kadiskominfo Provinsi Banten saat menggelar literasi digital lawan hoaks.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemprov Banten bersama Influencer Content Creator Network (ICN) Banten menggeber perang melawan hoaks. Penguatan literasi digital dinilai menjadi senjata penting di tengah derasnya banjir informasi di media sosial.

Upaya tersebut dilakukan melalui lokakarya bertajuk “Peningkatan Literasi Digital dan Kampanye Gerakan Antihoaks” di Pokel Garden Resto, Kota Serang, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan ini melibatkan para kreator konten, mahasiswa, perwakilan BUMN dan BUMD, serta pengelola media sosial dan situs web Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten Beni Ismail mengatakan, tantangan masyarakat di era digital bukan lagi kekurangan informasi. Justru sebaliknya, informasi datang berlimpah, tetapi kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

- Advertisement -
Ad image

“Media sosial menjadi ajang bagi masyarakat untuk mencari dan memberikan informasi. Persoalannya, apakah informasi itu benar dan dapat dipercaya,” kata Beni.

Baca Juga:

Amal Jayabaya Terpilih Jadi Ketua Kadin Banten Periode 2026-2031
Akmal Jayabaya Calon Tunggal Ketua Kadin Banten 2026-2031, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi
Enam KADIN Daerah Boikot Musprov Banten, Desak Transparansi Dana dan Jatah Kursi Kepengurusan
Kejar Aset Koruptor hingga Bandung, Kejari Pandeglang Sita Harta Tafsirudin Rp 7,5 Miliar

Menurutnya, paradigma pemerintah dalam memproduksi konten juga harus diubah. Informasi yang disampaikan tidak boleh berhenti pada sekadar “posting”.

Konten pemerintah, kata Beni, harus memberikan manfaat, mudah ditemukan, dipercaya publik, dan layak dibagikan kembali.

“Jangan lagi berpikir yang penting posting. Kita harus memikirkan apa manfaat informasi yang kita berikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:

Bupati Hasbi Ingatkan RSUD dr Adjidarmo, Pelayanan Pasien Tak Boleh Diskriminatif
Tuntut Ditemui Gubernur dan Ketua DPRD Banten, X-NAPi Ancam Gelar Aksi 60 Hari, Bawa Pocong dan Keranda
Islam Dominasi 98,98 Persen Penduduk Lebak, Disdukcapil Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Wamenag Buka Perkemahan Milad ke-30 Ponpes Manahijussadat, Santri Diminta Tunjukkan Potensi Terbaik

Beni juga mendorong kolaborasi pemerintah, kreator konten, dan masyarakat untuk menghadang penyebaran misinformasi. Terlebih saat terjadi bencana, ketika informasi yang salah dapat memicu kepanikan dan memperburuk situasi.

- Advertisement -
Ad image

Di sisi lain, Komisioner KPID Banten Bidang Kelembagaan Talitha Almira mengingatkan besarnya peran kreator konten dalam membentuk opini publik.

Menurut Talitha, perkembangan teknologi digital memang memberikan kesempatan luas kepada masyarakat untuk memproduksi dan menyebarkan informasi. Namun, kebebasan tersebut harus dibarengi pemahaman terhadap regulasi dan tanggung jawab etis.

“Kreator konten saat ini memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami mana informasi yang bisa dipertanggungjawabkan dan mana yang berpotensi menyesatkan masyarakat,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad image

Talitha menjelaskan, pengawasan terhadap kreator konten dan media sosial saat ini belum sepenuhnya berada dalam kewenangan KPI berdasarkan Undang-Undang Penyiaran Tahun 2002.

Sementara itu, pengaturan mengenai konten digital seperti user generated content (UGC) dan layanan over the top (OTT) masih menjadi bagian dari pembahasan revisi regulasi penyiaran.

Baca Juga:

Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Pastikan Aktivitas Pagi Lancar
Pemprov Banten Salurkan Bansos Rp 8,15 Miliar, 16.311 Keluarga Terima Bantuan
Mahasiswa Lebak Geruduk KP3B, Bongkar Dugaan Proyek Bang Andra Tak Sesuai Spek
Kapolda Banten Turun ke Jalan, Ingatkan Pelajar: Jangan Jadi Gangster, Masa Depan Bukan di Jalanan!

Ketua Panitia Penyelenggara, Intan Imelda, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar forum bertukar gagasan. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi pintu masuk membangun ekosistem digital yang sehat melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi bisa melahirkan kolaborasi dan gerakan bersama untuk melawan hoaks,” ujar Intan.

Menurut Intan, kreator konten memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat dan memiliki jangkauan luas di berbagai platform digital.

Karena itu, pesan-pesan edukasi mengenai literasi digital dinilai akan lebih efektif jika dikemas secara kreatif dan disampaikan melalui kanal yang dekat dengan keseharian masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah dan ekosistem kreator digital menjadi salah satu kunci menghadirkan ruang informasi publik yang lebih sehat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red/Ris)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Permudah Layanan Adminduk, Warga Kalanganyar Diminta Segera Aktivasi IKD
Selanjutnya Gairah Kerja ASN Pandeglang Disorot, Tukin Rendah Disebut Hambat Inovasi dan PAD
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

ArenKula Nusantara Jadi Satu-satunya Wakil Lebak yang Masuk 10 Besar Jawara UMKM Banten 2026

Banjir Menghantui Lagi, Warga Permata Kasemen Tagih Janji Pengembang dan Desak Pemkot Serang Turun Tangan!

DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029

Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda

Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD

Daerah News

Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia

Daerah News

Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup

Daerah News

Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api

Daerah Nasional

Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com