Kobarnews.id, SERANG – Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang terus mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pemasaran.
Kepala Bidang Perindustrian Dinkopukmperindag Kota Serang, Tb. Angga Jaya Santika, ST, mengatakan dukungan kepada pelaku IKM dilakukan melalui berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.
Selain membuka akses promosi melalui festival dan pameran, Bidang Perindustrian juga memberikan sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk IKM.
“Dukungan yang kami berikan tidak hanya dalam bentuk promosi, tetapi juga bagaimana produk IKM bisa semakin baik dan memiliki nilai tambah. Karena itu, ada berbagai fasilitas mulai dari sertifikat halal, uji kandungan nilai gizi, hingga kegiatan promosi dan pemasaran,” kata Tb. Angga.

Menurutnya, fasilitas sertifikat halal reguler diberikan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus daya saing produk. Sementara fasilitas uji kandungan nilai gizi membantu pelaku usaha memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai produk yang dihasilkan.
Dukungan pemasaran juga dilakukan melalui Festival IKM Kota Serang 2026 yang digelar bersamaan dengan Kota Serang Fair di Stadion Maulana Yusuf. Dari 30 pelaku usaha yang berpartisipasi, tercatat total omzet mencapai Rp 179 juta.
Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar produk IKM Kota Serang.
Dorong Produk Kriya Semakin Dikenal
Selain IKM secara umum, pengembangan pelaku usaha kriya juga menjadi salah satu perhatian Bidang Perindustrian. Hal ini dilakukan melalui sinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Serang.
Dukungan Ketua Dekranasda Kota Serang, Ibu Arfina Rustandi, dinilai memberikan motivasi bagi para perajin, khususnya yang tergabung dalam Dekranasda, untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas produk.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan produk kriya Kota Serang dalam berbagai ajang pameran, di antaranya Pameran Kriya Nusa dan Pameran HUT Dekranas di Makassar pada 8-12 Juli 2026.
“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha kriya. Mereka membutuhkan ruang untuk memperkenalkan produknya melalui pameran. Dengan begitu, produk mereka tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Angga.
Dalam pameran HUT Dekranas di Makassar, produk-produk pelaku usaha Kota Serang berhasil mencatat total omzet Rp 49.950.000.
Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa produk kriya Kota Serang memiliki potensi untuk bersaing dan mendapatkan pasar yang lebih luas.
Menurut Angga, berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong IKM Kota Serang agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas.
“Harapannya, IKM dan pelaku usaha kriya Kota Serang terus berkembang, kualitas produknya semakin baik, nilai tambahnya meningkat, dan pasarnya semakin luas. Kami akan terus berupaya memberikan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” pungkasnya. (Adv)




