Kobarnews.id, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan kesiapan Provinsi Banten menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga tingkat nasional. Hal itu disampaikan saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Ruangan (Indoor) 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, Minggu (23/8/2026).
Kejurnas Hoki 2026 yang digelar 21-30 Agustus 2026 itu diikuti 12 kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirene bersama sejumlah pejabat olahraga nasional dan daerah. Di antaranya Ketua Umum Federasi Hoki Indonesia (FHI) Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, Sekjen FHI Yasser Arafat Suaidy, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Andrie T.U. Soetarno, Ketua Umum KONI Banten Kombes Pol (Purn) Agus Rasyid, serta Ketua Umum FHI Banten Ali Hanafiah.
Andra Soni yang juga pernah menjadi atlet hoki turut melakukan kick-off dengan memainkan operan bersama Sekjen FHI Yasser Arafat Suaidy.
Dalam sambutannya, Andra mengatakan penyelenggaraan Kejurnas Hoki 2026 menjadi bukti bahwa Banten siap menggelar berbagai event olahraga berskala nasional.
“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan dan prestasi olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional,” kata Andra.

Menurutnya, Kejurnas Hoki 2026 juga menjadi momentum penting untuk menguji kesiapan atlet dan penyelenggaraan olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 dan PON 2028.
Lebih jauh, event ini diharapkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga jangka panjang untuk menghadapi PON XXIII 2032.
“Ke depan, kami akan mengoptimalkan pembinaan atlet hoki sejak tingkat pelajar di sekolah-sekolah serta melengkapi fasilitas olahraga hoki ruangan maupun lapangan (field),” ujarnya.
Sebanyak 12 kontingen ambil bagian dalam Kejurnas Hoki 2026. Mereka berasal dari Banten, Sumatra Utara, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.
Poin Penting untuk Olimpiade
Ketua Umum FHI Pusat Budi Sulistijono mengapresiasi tingginya antusiasme Banten dalam menjadi tuan rumah Kejurnas Hoki 2026. Menurutnya, ajang ini memiliki nilai strategis bagi para atlet.
“Kejurnas ini sangat strategis karena perolehan poinnya lebih tinggi daripada PON ataupun SEA Games untuk penentuan peringkat,” ungkap Budi.
Hal senada disampaikan Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. Dia menjelaskan, poin yang diperoleh dalam kejurnas memiliki peran penting dalam pemeringkatan kualifikasi Olimpiade.
“Setiap negara hanya boleh menggelar satu kali kejurnas dalam setahun. Poin terbesar untuk penghitungan kualifikasi Olimpiade berasal dari ajang ini,” kata Raja.
Dia menambahkan, saat ini terdapat delapan atlet hoki Indonesia yang sudah berlaga di kancah dunia. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan olahraga hoki Indonesia semakin diperhitungkan di level internasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Andrie T.U. Soetarno mengingatkan kembali prestasi hoki Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali emas pada SEA Games Kamboja 2023.
Dia berharap para atlet mampu tampil maksimal sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama Kejurnas berlangsung.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi para atlet untuk menyongsong berbagai agenda olahraga besar Indonesia berikutnya. (Red)




